selalu.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sonokwijenan resmi dibuka di Jalan Raya Kupang Baru, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Senin (26/1/2026).
Baca juga: Dalam Hitungan Detik, Motor Karyawan Apotek Di Surabaya Digondol Maling
Pembukaan dapur layanan gizi ini menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.
Pemilik Yayasan Bakti Desa Nusantara, Hj. Indah, mengatakan pembukaan SPPG Sonokwijenan merupakan hasil kolaborasi yayasan dengan sejumlah mitra strategis guna memastikan program MBG berjalan optimal, mulai dari proses produksi hingga distribusi kepada penerima manfaat.
“Di Surabaya sendiri ada sekitar 100 dapur, sementara di Jawa Timur kurang lebih 300 dapur. Kami merangkul mitra untuk membantu dari sisi pembangunan dapur, penyusunan menu, ketertiban operasional, sampai penyaluran ke penerima manfaat. Semuanya harus berjalan sinergis,” ujar Hj. Indah, kepada selalu.id.
Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, sekaligus memastikan kualitas makanan yang disalurkan sesuai standar. Menurutnya, program MBG merupakan langkah mulia pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Program ini sangat baik, karena anggarannya jelas dari negara dan bisa menghasilkan makanan dengan kualitas terbaik. Program Pak Prabowo ini sangat mulia,” imbuhnya.
Baca juga: Sidak Banjir di Dukuh Kupang, Eri Cahyadi Tuai Pujian Warga
Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) SPPG Sonokwijenan, Handoyo, menyampaikan bahwa dapur SPPG Sonokwijenan pada tahap awal menyalurkan sebanyak 1.140 porsi makanan per hari dengan nilai anggaran Rp1.140.000 per hari.
“Kami melaksanakan program pemerintah dan berkomitmen memberikan makanan terbaik. Penerima manfaat bukan hanya siswa sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta kelompok B3 lainnya,” jelas Handoyo.
Ia menambahkan, distribusi dilakukan berdasarkan wilayah kecamatan. Saat ini, dalam satu kecamatan telah tersedia dua dapur SPPG yang melayani sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
Baca juga: Tak Lagi Banjir, Warga Dukuh Kupang Puas Hasil Pembangunan Box Culvert Pemkot Surabaya
“Untuk tahap awal jumlahnya 1.140 porsi dulu. Setelah berjalan dan terbiasa, jumlahnya akan ditambah sesuai evaluasi,” katanya.
Terkait operasional, Handoyo memastikan dapur SPPG Sonokwijenan siap mulai mendistribusikan makanan pada Kamis mendatang. Adapun menu yang disajikan mengutamakan bahan bergizi seperti daging ayam, ikan, dan telur yang diolah secara higienis.
“Bahan dasarnya ayam, ikan, dan telur. Kita olah langsung untuk memastikan kandungan gizinya tetap terjaga,” pungkasnya
Editor : Ading