Sehari Dua Kepala Daerah Kader Gerindra Diringkus KPK, Pengamat: Poin untuk Prabowo

Reporter : Yasin
Doc Instagram Partai Gerindra

selalu.id - Dalam sehari, Komisi Pemberantadan Korupsi (KPK) meringkus dua kepala daerah yakni Bupati Pati Jawa Tengah, Sadewo dan Wali Kota Madiun, Jawa Timur, Maidi. Keduanya merupakan kader dari Partai Gerdindra, partai yang sama dengan Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat Politik dan Peneliti Survey Politik Puspolitika, Muhammad Jacky mengapresiasi langkah KPK dengan tangkapannya di hari ini. Menurutnya label kader Gerindra pada dua kepala daerah itu tidak menyelamatkan mereka dari pengusutan KPK yang pasca RUU KPK di bawah pengorganisasian Presiden langsung.

Baca juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Dosen Unesa, M. Jacky

"Ini baik bagi Prabowo dan Gerindra. Tanda bahwa penanganan korupsi makin obyektif," ujar Jacky saat dihubungi selalu.id melalui sambungan telepon pada Senin (19/1/2026) malam.

Baca juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto: Ada Jetski, Mobil hingga Tanah

Jacky menangkap kinerja KPK hari ini, seperti menjawab blunder statement Prabowo di waktu sebelumnya yang menyinggung pemaafan bagi koruptor asal mereka mengembalikan uang negara. "Jadi ini seperti upaya Presiden untuk mengembalikan kepercayaan publik. Justru ditangkapnya kader Gerindra merupakan poin plus bagi Prabowo dan Gerindra itu sendiri," lanjut Jacky.

Akademisi Universitas Surabaya (Unesa) itupun mulai menyamakan suasana pemberantasan korupsi di era Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Dimana disaat itu banyak kader Partai Demokrat yang terjaring kasus korupsi oleh KPK. "Jadi seperti zaman SBY dulu, banyak kader Demokrat juga yang tertangkap KPK. Dan iklim itu baik demi mengembalikan obyektifitas pemberantasan korupsi," tutup Jacky.

Baca juga: KPK Tetapkan Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kepala Desa Tersangka Pemerasan Pengisian Jabatan   

 

 

Editor : Yasin

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru