IPP Kota Mojokerto Tertinggi Lima Tahun Terakhir, Capai 4,67

Reporter : Achmad Supriyadi

selalu.id – Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kota Mojokerto pada 2025 tercatat sebesar 4,67. Nilai tersebut menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir dan menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data pemerintah daerah, IPP Kota Mojokerto pada 2021 berada di angka 4,18, meningkat menjadi 4,52 pada 2022, kemudian turun menjadi 4,22 pada 2023 dan 4,19 pada 2024. Pada 2025, nilai IPP kembali naik signifikan menjadi 4,67.

Baca juga: Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari upaya pembenahan pelayanan publik yang dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh perangkat daerah.

“Peningkatan Indeks Pelayanan Publik ini merupakan hasil dari proses perbaikan sistem dan tata kelola pelayanan yang terus dilakukan,” ujar Ika Puspitasari, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, perbaikan layanan dilakukan melalui penguatan standar pelayanan, digitalisasi layanan publik, serta peningkatan kompetensi aparatur sipil negara. Selain itu, perubahan pola kerja aparatur juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

“Pelayanan diarahkan agar lebih mudah diakses, cepat, dan transparan,” katanya.

Meski demikian, Ika menegaskan capaian tersebut tidak menjadi alasan untuk berpuas diri. Pemerintah Kota Mojokerto, kata dia, tetap dituntut menjaga konsistensi kualitas pelayanan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

“Indeks ini menjadi tolok ukur, tetapi yang terpenting adalah kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Capaian IPP 2025 tersebut menjadi indikator peningkatan kinerja pelayanan publik di Kota Mojokerto, sekaligus menjadi dasar evaluasi untuk pengembangan layanan pada tahun-tahun berikutnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru