Satgas Premanisme Surabaya Ditarget Respons 30 Menit, Wali Kota Eri Bagi Wilayah 5 Zona

Reporter : Ade Resty
Pembukaan Pembentukam Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menargetkan Satgas Penanganan Premanisme mampu merespons laporan masyarakat dengan cepat. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa dalam skema yang disiapkan, waktu respons ditargetkan maksimal 30 menit sejak laporan diterima.

Baca juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

Terkait struktur kepemimpinan Satgas, kata Eri, unsur pimpinan melibatkan Wali Kota Surabaya sebagai ketua dengan pembina dari jajaran terkait. 

Sementara itu, petugas harian yang akan bertugas di lapangan telah ditetapkan dan akan tercantum dalam Surat Keputusan (SK).

“Nanti yang bertugas harian sudah ditetapkan, bisa dilihat di SK,” ujar Eri, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Rp1 Triliun Disiapkan untuk Penanganan Genangan Surabaya, Sasar 200 Titik Lokasi

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, Pemkot berencana membagi wilayah kerja Satgas ke dalam lima zona, yakni Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan, dan Pusat. 

Pembagian zona ini diharapkan dapat memperpendek jarak tempuh petugas menuju lokasi kejadian.

Dengan sistem zonasi tersebut, lanjut Eri, waktu respons di setiap wilayah ditargetkan bisa lebih cepat, yakni sekitar 10 hingga 15 menit. Namun hingga saat ini, Pemkot masih melakukan koordinasi untuk menentukan lokasi pos di masing-masing zona.

Baca juga: Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi

“Kami masih menghitung luas wilayah dan menentukan titik pos agar bisa menjangkau seluruh kawasan,” jelasnya.

Pemkot menyatakan, penentuan lokasi pos dan pembagian personel disesuaikan dengan karakteristik dan luas wilayah Surabaya. Langkah ini dilakukan agar pelayanan Satgas dapat berjalan merata di seluruh wilayah kota.

Editor : Yasin

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru