selalu.id - Akses masuk menuju Kota Surabaya dari Jalan A Yani tutup total akibat aksi demonstrasi pengemudi truk, Selasa (22/2/2022). Truk -truk tersebut menghalangi jalan baik Frontage Road maupun jalan utama.
Para sopir truk menuntut kebijakan tentang Over Load Over Dimensi (ODOL) segesa direvisi.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Petugas kepolisian berupaya untuk mengalirkan arus lalu lintas, namun gagal lantaran truk dimensi panjang truk yang dibawa para sopir memenuhi badan jalan.
Ratusan pemgemudi truck tersebut berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Munhar, salah satu peserta demo mengatakan, kelompoknya sudah mulai berangkat dari Mojokerto sejak pukul 08.00 WIB. Setelah berkumpul dengan supir truk lain, mereka langsung berangkat ke titik aksi.
"Ini kita dari Mojosari sejak pagi tadi, jam 08.00 WIB sudah berangkat. Katanya (supir yang ikit demo) gak cuman yang di jalur Pantura (Pantai Utara) saja. Tapi seluruh Indonesia ini yang ikut," kata Munhar.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Munhar mengungkapkan, para supir tersebut menuntut agar kebijakan ODOL segera direvisi. Sebab, hal itu menjadi celah bagi petugas untuk meminta pungutan liar (pungli) ketika muatan mereka melebihi batas.
"(Demonya) ya soal ODOL, banyak petugas kalau di jalan kadang minta kalau muatanya (truck) kelihatan banyak, istilahnya uang kenakalan lah," jelasnya.
Oleh karena itu, kata dia, para supir truk tersebut mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, guna menuntut revisi aturan tentang muatan tersebut agar lebih jelas.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
"Ini maunya sebenarnya ke (Gedung Negara) Grahadi, tapi gak boleh sama Polda (Jatim). Di kantor Dishub sudah pertemuan yang kedua ini, ya semoga direvisi," ucapnya.
Diinformasikan, hingga petang ini pukul 17.54 WIB tidak ada kata sepakat antara para pendemo dengan Dinas Perhubungan Jatim. Para sopir trus berencana untuk menemui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa esok hari, Rabu (23/2/2022). Namun yang menjadi masalah adalah armada truk yang mereka bawa kesulitan mencari lahan parkir. Para sopir meminta bantuan Dishub Jatim untuk mencarikan parkir agar arus lalu lintas kembali normal.
Sementara itu, hingga pukul 17.54 WIB, arus lalu lintas dari Sidoarjo menuju ke Surabaya masih tertutup total. Pengendara diminta mengambil alternatif jalan lain.(Ade/SL1)
Editor : Redaksi