Minim Peminat, Empat JPT Surabaya Dibuka Hingga 2026

Reporter : Ade Resty

selalu.id – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Pemerintah Kota Surabaya kembali mengalami minim pendaftar. Dari enam posisi strategis yang dibuka tahun 2025 hanya dua jabatan yang terisi dan dinyatakan lolos administrasi.

 

Baca juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Kondisi tersebut membuat Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan empat jabatan yang belum memiliki pendaftar akan dibuka kembali pada 2026.

 

“Tetap akan open bidding terus, tapi di tahun depan,” tegas Eri, Kamis 27 November 2025.

 

Berdasarkan hasil Tim Penilai Kinerja ASN atau Komite Talenta pada 19 sampai 20 November 2025 hanya jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan yang memiliki tiga kandidat dan lolos administrasi.

 

Empat jabatan strategis lainnya tidak memiliki pendaftar sama sekali.

 

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Eri menyebut minimnya pendaftar tidak lepas dari sistem kontrak kinerja yang diterapkan. Setiap kepala perangkat daerah wajib memenuhi target kinerja dan berpotensi dicopot jika tidak tercapai.

 

“Setiap kepala PD memiliki kontrak kinerja, apabila ada yang tidak sesuai bisa turun jabatannya. Mungkin hal itu yang menjadi pertimbangan pendaftar,” jelasnya.

 

Pemkot juga menambahkan tahapan tes psikologi dan kejiwaan untuk memastikan pejabat yang terpilih berani mengambil keputusan dan siap bekerja di luar zona nyaman.

Baca juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

 

Nama-nama yang lolos administrasi diusulkan ke KASN untuk persetujuan sebelum memasuki tahap penulisan makalah, wawancara akhir, serta pemaparan visi misi dan target kinerja perangkat daerah.

 

Eri menegaskan seleksi terbuka tetap menjadi komitmen Pemkot untuk penyegaran jabatan dan pemenuhan kebutuhan struktur organisasi.

 

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru