selalu.id - Diduga mengalami depresi, seorang kepala rumah tangga di Surabaya menyakiti seluruh anggota keluarganya dan berniat mengakhiri hidupnya dengan menyayat lehernya sendiri dengan pisau.
Kejadian ini terjadi di perumahan Pakuwon City Palm Beach, Mulyorejo, Surabaya, Minggu (20/2/2020) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. Berdasar penuturan korban yang tak lain adalah anaknya sendiri WAL (15), pelaku SN (60) tiba-tiba mengamuk dan memukuli istrinya EW (40) dengan benda tumpul di kepala.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Tak hanya istrinya, pelaku yang saat itu memegang pisau juga melukai anaknya WAL di bagian dada dan mengeluarkan darah. Karena ketakutan, WAL bersama ibunya EN lantas menghubungi 112 Comand Center dan meminta bantuan.
Disebutkan, proses penyelamatan anak dan istri tersebut cukup dramatis, pasalnya rumah terkunci dari dalam dengan kondisi pelaku masih mengamuk dan mengancam para korban. Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, BPBD, Satgas Kejawan, polisi serta security perumahan tersebut berhasil masuk dan menyelamatkan para korban. Namun saat hendak menenangkan pelaku, pelaku justru berniat mengahiri hidup dengan menggorok lehernya sendiri. Beruntung petugas tanggap dan berhasil mencegah meski bagien leher terluka dan mengeluarkan banyak darah.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Kepada petugas, anak korban WAL mengaku dalam 4 bulan terakhir kerap terjadi pertengakaran antara ayah dan ibunya. Perselisihan terus terjadi setiap hari.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, korban hanya mengalami luka sayat dan pukulan benda tumpul di kepala. Oleh petugas PMI baik pelaku dan korban yang berstatus ibu dan anak tersebut dilarikan ke RSU dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan medis. (SL1)
Editor : Redaksi