selalu.id – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Surabaya selama hampir tiga jam pada Rabu (5/11/2025) sore menyebabkan sedikitnya 23 pohon tumbang di berbagai wilayah kota.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, memastikan seluruh laporan pohon tumbang langsung ditangani oleh tim reaksi cepat (TRC) DLH sejak sore hingga malam hari.
“Kami terjunkan petugas ke semua titik begitu laporan masuk. Dari 23 titik, sebagian besar sudah selesai kami tangani malam ini,” ujar Dedik kepada selalu.id, Rabu (5/11/2025) malam.
Beberapa lokasi yang telah selesai ditangani antara lain Jalan Jemur Andayani, Jalan Semolowaru Bahari, Jemursari Selatan, Jalan Dukuh Kupang Timur VII, Jalan Pandegiling, Jalan Raya Manyar Tirtomoyo, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Suramadu, Jalan Menur Pumpungan, dan Jalan Ngagel Tama.
Sementara titik lain seperti Jalan Tambang Boyo, Graha Jambangan, Jalan Kedung Cowek, Jalan Genteng Besar, Jalan Sarono Jiwo, Jalan Menanggal V, Jalan Diponegoro, depan Grand City, Jalan Rangkah, Jalan Upa Jiwa, Jalan Dharmahusada, Jalan Wonokromo, dan Pasar Besar Wetan masih dalam proses pembersihan oleh petugas gabungan.
DLH juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) serta BPBD Surabaya untuk mempercepat penanganan di titik-titik yang mengganggu lalu lintas.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin
Sebelumnya, hujan deras sempat menimbulkan genangan di beberapa titik seperti Sidosermo, Dukuh Kupang, dan Banyu Urip. Namun air cepat surut berkat sistem drainase dan pompa air yang berfungsi baik.
Pantauan selalu.id di kawasan Surabaya Pusat meliputi Genteng, Tegalsari, Bubutan, hingga Simokerto menunjukkan kondisi jalan tetap aman dan bebas genangan.
“Tadi saya lewat sana, aman. Nggak ada genangan, kendaraan juga nggak macet,” ujar Mela, salah satu pengendara.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya
DLH mengimbau warga untuk lebih waspada saat hujan deras disertai angin, terutama yang melintas di bawah pepohonan besar.
“Kalau hujan deras dan angin, lebih baik menepi dulu di tempat aman. Kami terus monitor dan siap siaga 24 jam,” tegas Dedik.
Editor : Ading