selalu.id – Aktivis driver online Surabaya, Daniel Lukas Rorong, buka suara soal viralnya video sidak Wakil Wali Kota Surabaya Armuji di SPBU Rajawali.
Baca juga: Akui Dipanggil Polisi, Armuji Tegaskan Tak Terlibat Kasus Bimtek DPRD Surabaya
Ia mengaku diajak sidak oleh Armuji hanya di satu titik, bukan di beberapa lokasi seperti yang beredar di media sosial.
“Yang kami ikuti cuma satu SPBU, Rajawali. Setelah sidak selesai, Pak Armuji meninggalkan kami. Saya juga gak tahu setelah itu Pak Armuji sidak di mana saja setelah di Rajawali,” kata Daniel saat dihubungi selalu.id, Jumat (31/10/2025).
Daniel menyebut dirinya ikut langsung mendampingi lima perwakilan ojek online (ojol) sejak pertemuan dengan Armuji di Rumah Aspirasi hingga sidak ke SPBU Jalan Rajawali. Ia memastikan kejadian itu murni spontan tanpa rekayasa.
“Saya mengikuti dari awal. Mulai dari pendampingan lima perwakilan ojol untuk bertemu dengan Pak Armuji di Rumah Aspirasi, Kamis (30/10/2025) pukul 09.00–09.30 WIB. Kemudian dilanjutkan sidak ke SPBU Rajawali, karena SPBU ini merupakan salah satu yang dikeluhkan perwakilan ojol di mana motornya brebet usai mengisi BBM Pertalite di sana,” ujarnya.
Daniel menjelaskan, sidak tersebut berawal dari banyaknya laporan pengemudi ojol yang motornya brebet setelah mengisi Pertalite di sejumlah SPBU Surabaya. Ia kemudian menyampaikan keluhan itu langsung kepada Armuji.
“Setelah teman-teman curhat dan menyebutkan sejumlah SPBU yang dikeluhkan, Pak Armuji langsung ngomong, ‘Ya sudah, saya mau ke SPBU Rajawali, saya tidak teropinis.’ Akhirnya kami ikut beliau ke sana,” jelasnya.
Ia menegaskan tidak ada jadwal atau rencana sidak sebelumnya.
Baca juga: Prihatin Anak Driver Ojol Ikut Keliling, Eri Siapkan PAUD dan Penitipan Gratis
“Dari lokasi Rumah Aspirasi sampai ke SPBU Rajawali itu gak ada jadwal sama sekali. Jadi saya yakin itu bukan settingan dari Pak Armuji,” tegasnya.
Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan tiba di SPBU Rajawali. Armuji langsung berjalan ke jalur pengisian BBM Pertalite untuk motor. Di situlah momen yang terekam kamera dan viral di media sosial terjadi.
“Lalu saat di sana, ada pengendara motor yang sedang antre menunjukkan botol berisi Pertalite hasil dia ngetap tangki motornya pagi harinya saat di tempat kerja, karena motornya brebet usai mengisi BBM Pertalite di lokasi yang sama, sehari sebelumnya,” tutur Daniel.
“Pengendara tersebut bermaksud mengisi lagi BBM Pertalite sambil melaporkan kejadian yang dialaminya kepada staf SPBU. Di waktu bersamaan, ternyata bertemu dengan Cak Ji yang sedang melakukan sidak,” lanjutnya.
Baca juga: Mediasi Selesai, Begini Isi Surat Pernyataan Armuji ke Madas
Botol bening yang ditunjukkan pengendara itu berisi cairan dua lapis warna hijau di atas dan putih di bawah, diduga hasil BBM bercampur air.
“Hasil tap-nya itu dimasukkan ke botol, kelihatan atasnya hijau, bawahnya putih. Jadi itu semua spontan tanpa settingan,” tegas Daniel.
Daniel menambahkan bahwa pendampingannya kepada para driver ojol semata-mata agar keluhan mereka tersampaikan ke pihak berwenang.
“Saya cuma mempertemukan teman-teman ojol dengan Pak Armuji untuk menyampaikan keluhan, dengan harapan ada tanggapan dari pihak Pertamina untuk bertanggung jawab terhadap ini. Karena bagi mereka, ongkos servis motor itu besar,” pungkasnya.
Editor : Ading