selalu.id – Kabar menggembirakan datang dari lokasi ambruknya bangunan empat lantai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo. Syehlendra Haical R. A. (13), seorang santri yang menjadi korban reruntuhan, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 15.10 WIB, setelah lebih dari 48 jam tertimbun material bangunan.
Baca juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka
Penemuan Haical menjadi secercah harapan di tengah upaya pencarian korban lainnya. Sebelumnya, Haical dan seorang santri lainnya, Yusuf (16), terekam kamera tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya saat proses evakuasi. Video tersebut kemudian viral di media sosial, memperlihatkan tangan dan tubuh korban tertimpa reruntuhan bangunan.
Dalam rekaman itu, terdengar petugas Rescue DPKP Kota Surabaya berkomunikasi dengan kedua korban, memberikan semangat agar mereka tetap sabar menunggu proses evakuasi. "Alhamdulillah, berkat kerja keras tim dan doa dari masyarakat, Haical berhasil kami selamatkan," ujar salah satu petugas SAR di lokasi kejadian.
Baca juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar
Yusuf sendiri telah berhasil dievakuasi lebih dulu pada Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 01.58 WIB. Keduanya menjadi simbol ketahanan dan harapan di tengah musibah yang menimpa Ponpes Al-Khoziny.
Kepala Sub Bagian Humas RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Perdigsa Cahya, membenarkan Haical langsung mendapatkan perawatan medis intensif di ruang IGD. "Kondisi Haical stabil, namun masih membutuhkan perawatan lebih lanjut untuk memulihkan kondisinya," jelas Perdigsa.
Baca juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi
Ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny pada Senin (29/9/2025) lalu menyisakan duka mendalam. Hingga kini tim SAR masih terus berupaya mencari korban lain yang kemungkinan masih tertimbun.
Editor : Ading