Layani MBG 4000 Siswa, Dapur Nikmat Barokah Surabaya Perketat SOP

Reporter : Dony Maulana

selalu.id – Dapur Nikmat Barokah, mitra utama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya, memperketat standar higienitas dan kualitas pangan. Langkah ini diambil untuk menjawab kekhawatiran publik terkait kasus keracunan makanan dan pangan tidak layak konsumsi.

 

Baca juga: Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Setiap hari, dapur yang dipimpin Yayuk Eko Agustin ini memproduksi hampir 4.000 porsi makanan bergizi untuk ribuan pelajar.

 

“Kami tidak akan pernah berkompromi soal kualitas bahan makanan untuk program MBG ini. Standar operasional kami di atas rata-rata, demi memastikan setiap hidangan aman dan bergizi untuk anak-anak,” kata Yayuk kepada selalu.id, Kamis (25/9/2025).

 

Baca juga: 31 SPPG di Sidoarjo Disuspensi, Kadin Sebut 10 SLHS Segera Terbit

Dapur Nikmat Barokah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat. Semua karyawan diwajibkan memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap selama proses produksi. Fasilitas dapur dilengkapi 14 tungku kompor, pendingin udara di setiap ruangan, serta sistem pengolahan makanan yang dirancang agar tetap segar saat tiba di sekolah.

 

Saat ini, sekitar 3.960 porsi makanan didistribusikan setiap hari ke sembilan sekolah di kawasan timur Surabaya. Program juga menjangkau ibu hamil dan menyusui.

Baca juga: Temuan Jeruk MBG Berbelatung di SDN Tandes Kidul 1 Surabaya, Dewan Minta Usut Tuntas

 

“Komitmen ini diharapkan dapat menghilangkan kekhawatiran orang tua dan memastikan gizi optimal bagi generasi muda,” ujar Yayuk.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru