selalu.id – Mapolsek Tegalsari Surabaya tampak berbeda pasca terbakar dalam kericuhan pada Rabu (3/9/2025).
Baca juga: Fasum Surabaya Rusak Pasca Demo, DPRD Dorong Perbaikan Hemat Anggaran
Di depan pagar seng pembatas, deretan karangan bunga berjajar rapi, berisi ucapan dukungan dan simpati kepada polisi. Salah satunya bertuliskan, “Terima Kasih Polisi Telah Menjaga Kota Surabaya dan Indonesia” dari warga Manyar Jaya. Dukungan serupa juga datang dari perusahaan swasta dan sejumlah warga.
Namun di balik pagar yang masih dibatasi garis polisi, suasana sepi tanpa aktivitas. Atap Mapolsek ludes dilalap api, menyisakan dinding hitam bekas terbakar.
Kebakaran juga merembet ke Masjid Al-Jabbar di dalam kompleks Mapolsek. Meski terdampak, proses renovasi sudah dimulai. Sejumlah jemaah kembali melaksanakan salat di sana.
Baca juga: Polda Jatim Tahan 33 Tersangka Kerusuhan Surabaya, Termasuk Pembakar Gedung Grahadi
Kerusakan tidak hanya menimpa kantor polisi dan masjid. Bungker Tegalsari, bangunan cagar budaya di belakang Mapolsek, juga rusak dan diduga dijarah. Ventilasi kaca pecah, sementara fasilitas umum seperti kursi besi hilang.
Baca juga: Pemkot Surabaya Relokasi 7 Pedagang Korban Pembakaran Polsek Tegalsari
“Saya sering istirahat di situ. Tadi lihat, kok hilang semua,” kata Junaidi, pengemudi ojek online yang kerap menunggu orderan di area bungker.
Kini, di dinding bungker terpasang spanduk besar berisi ajakan menjaga dan melestarikan bangunan bersejarah itu.
Editor : Ading