Sabtu, 24 Okt 2026 01:51 WIB

Pemkot Surabaya Relokasi 7 Pedagang Korban Pembakaran Polsek Tegalsari

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 05 Sep 2025 10:16 WIB

selalu.id –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan bantuan berupa modal usaha dan tempat berjualan sementara di Sentra Wisata Kuliner (SWK) untuk Tujuh pedagang kecil yang lapaknya habis dilalap api saat aksi massa di Polsek Tegalsari.

 

Baca Juga: Fasum Surabaya Rusak Pasca Demo, DPRD Dorong Perbaikan Hemat Anggaran

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, para pedagang ini tak hanya kehilangan warungnya, tapi juga barang dagangan yang dijarah massa. Ia menyayangkan peristiwa tersebut menimpa warga yang sedang berjuang mencari nafkah.

 

“Ini warga Surabaya yang sedang menyambung hidup, ternyata warungnya dibakar, barangnya diambil semua. Padahal mereka berjuang untuk keluarganya,” ujar Eri usai (5/9/2025).

 

Cak Eri memastikan, lapak pengganti akan ditempatkan di SWK sekitar Tegalsari agar dekat dengan domisili mereka. Ada pula bantuan rombong bagi yang membutuhkan. 

 

“Yang penting mereka bisa melanjutkan perjuangan, menggerakkan ekonomi, dan kembali berjualan,” tegasnya.

 

Baca Juga: Polda Jatim Tahan 33 Tersangka Kerusuhan Surabaya, Termasuk Pembakar Gedung Grahadi

Endah Wahyu Ningsih (65), salah satu pedagang terdampak, masih terpukul. Warung miliknya ludes tanpa sisa. “Tahu-tahu paginya sudah hangus, malam saya di rumah tidur. Semua peralatan dagang hilang,” kisahnya.

 

Nasib serupa dialami Yuniati (54), pedagang warkop penyetan. Malam itu, ia masih melayani pembeli sebelum diminta tutup karena kondisi tak terkendali. “Nggak ngerti kalau sampai dibakar, padahal baru kulak barang dagangan,” ungkapnya.

 

Sementara Anto (41), pedagang Nasi Padang, merugi sekitar Rp50 juta. Laptop, handphone, hingga uang tunai ikut dijarah. “Kelihatan ada yang bawa keluar,” ucapnya dengan wajah lesu.

Baca Juga: Karangan Bunga Penuhi Mapolsek Tegalsari Usai Demo Ricuh

 

Belajar dari peristiwa ini, Eri mengajak seluruh warga menjaga kondusivitas kota. Ia juga memberikan semangat agar warga tak takut beraktivitas kembali.

 

“Arek Suroboyo harus bangun lagi. Yang jualan ayo jualan, yang cangkruk ya cangkruk lagi, yang kerja ya kerja lagi. Surabaya ini harus tetap guyub rukun,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

Langkah ini menjadi fokus utama kepolisian untuk menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.