JPO Siola Dibongkar, DPRD Surabaya Kawal Pembangunan Jembatan Baru di Tunjungan

Reporter : Ade Resty
Siola Tunjungan

Selalu.id – DPRD Surabaya memastikan akan mengawal penuh rencana pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siola di Jalan Tunjungan. Hasil kajian tim independen menyatakan kondisi jembatan yang dibangun pada 1987 itu sudah rapuh dan tidak aman digunakan.

 

Baca juga: Pembangunan JPO Jalan Tunjungan Dipastikan Molor hingga 2026, Begini Reaksi DPRD Surabaya

JPO akan diganti dengan jembatan baru berdesain modern, terbuka, dan selaras dengan pemandangan kawasan. Pembangunannya ditarget selesai pada Desember 2025.

 

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan JPO memiliki dua fungsi utama. “Pertama, mendukung sistem transportasi kota dengan memperlancar mobilitas pejalan kaki, mengurangi kemacetan karena tidak ada penyeberangan langsung di jalan, dan menghubungkan fasilitas publik. Kalau kondisinya rapuh, tentu harus diperbaiki atau dibongkar demi keamanan,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

 

Baca juga: Pengendara Terkena Percikan Las, Wali Kota Eri Gercep Tegur Kontraktor Proyek JPO Jalan Tunjungan

Fungsi kedua, kata Eri, adalah mempercantik ruang kota. Penggantian JPO Tunjungan diharapkan dapat memperkuat penataan kawasan Tunjungan yang sejak November 2021 sudah dihidupkan melalui program “Tunjungan Romansa”. “Kawasan Tunjungan sudah bergeliat. JPO baru ini akan menjadi landmark yang membuat kawasan makin menarik, nyaman, dan berkelanjutan,” katanya.

 

Eri juga mendorong agar konsep placemaking diperluas di Surabaya. Menurutnya, kota besar seperti Surabaya membutuhkan ruang publik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga nyaman, inklusif, dan memicu interaksi sosial.

Baca juga: Kena Percikan Las, Pengguna Jalan Protes Pengamanan Proyek Jembatan Jalan Tunjungan Surabaya

 

Terkait pembiayaan yang melibatkan dukungan dunia usaha, Eri menilai hal itu sebagai langkah positif. “Seperti revitalisasi Taman Harmoni Keputih yang melibatkan kolaborasi dunia usaha dan komunitas, konsep ini perlu dilanjutkan, termasuk di JPO Tunjungan. Asal semua tetap sesuai tata kelola yang baik,” tegasnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru