Selasa, 21 Jul 2026 19:14 WIB

Kena Percikan Las, Pengguna Jalan Protes Pengamanan Proyek Jembatan Jalan Tunjungan Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Nov 2025 18:11 WIB

selalu.id - Seorang pengendara motor di kawasan Tunjungan nyaris celaka setelah terkena percikan las dari pekerjaan proyek Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) pada Selasa 25 November 2025. Insiden ini memicu protes warga karena dinilai terjadi akibat minimnya pengamanan di lokasi.

 

Baca Juga: Soal Kebakaran Kampung Ketandan Jalan Tunjungan, Begini Keterangan Warga 

Pengendara motor bernama Abdul berusia 46 tahun mengaku kaget ketika percikan api mengenai tubuhnya saat melintas. Ia berhenti untuk memastikan sumber percikan.

 

“Aku tadi lewat kok ada percikan dari atas, kena aku. Aku berhenti sebentar, ternyata ada yang sedang nge-las,” ujar Abdul.

 

Ia menilai pengamanan di bawah area pekerjaan tidak memadai karena hanya menggunakan jaring tipis.

 

“Kenapa ndak pakai triplek atau seng. Kan bahaya kalau kena pengendara di bawah,” keluhnya.

 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah BPKAD Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengakui adanya kekurangan pengamanan dan memastikan pihaknya langsung berkoordinasi dengan vendor proyek.

Baca Juga: Kampung Ketandan Terbakar, Pengunjung Jalan Tunjungan Heboh

 

“Kita sudah berkomunikasi dengan para pekerja dan vendornya. Tadi sudah langsung dikasih pengaman,” kata Wiwiek.

 

Ia menyampaikan akan ada evaluasi menyeluruh termasuk penambahan pengaman fisik di area pekerjaan.

 

Baca Juga: Pembangunan JPO Jalan Tunjungan Dipastikan Molor hingga 2026, Begini Reaksi DPRD Surabaya

“Nanti kita coba detailkan lagi opsi-opsi yang lain,” tambahnya.

 

Wiwiek juga membuka kemungkinan penyesuaian jam kerja konstruksi agar tidak membahayakan pengguna jalan.

 

“Pindah operasional jam adalah salah satu opsi yang nanti kita coba diskusikan. Mungkin saat sepi,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.