selalu.id – Kedatangan kloter 97 di Asrama Haji Surabaya, Jumat petang (11/7/2025), menandai berakhirnya proses kepulangan jemaah haji melalui embarkasi Surabaya. Sebanyak 322 jemaah dalam kloter terakhir ini tiba dengan selamat, sehingga total jemaah yang telah pulang mencapai 36.313 orang dari 97 kloter.
Namun, proses debarkasi ini masih menyisakan sejumlah catatan. Perwakilan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Sugiyo, menyampaikan bahwa lima jemaah haji masih dirawat di rumah sakit di Makkah. Salah satunya adalah seorang jemaah yang melahirkan secara prematur.
Baca juga: Corridor Gate, Layanan Baru Dirjen Imigrasi dalam Permudah Kepulangan Jemaah Haji Indonesia
"Mereka akan dipulangkan setelah kondisi dinyatakan stabil. Biaya perawatan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah," ujar Sugiyo saat ditemui di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Baca juga: Embarkasi Surabaya Berangkatkan 12.140 Jemaah Haji ke Tanah Suci, 10 Masih Tertunda
Di tengah tuntasnya proses kepulangan, masih terdapat satu kasus yang belum terselesaikan. Seorang jemaah asal Malang bernama Sukardi dilaporkan hilang dan hingga saat ini belum ditemukan. Petugas perlindungan jemaah (Linjam) bersama PPIH Arab Saudi masih melakukan pencarian.
Pemerintah Indonesia dan otoritas Arab Saudi tengah menyusun batas waktu pencarian jemaah hilang tersebut. Sementara itu, pihak keluarga di Malang terus dipantau dan diberikan pendampingan.
Baca juga: Pesan Khusus Gubernur Jatim Khofifah saat Lepas Jemaah Haji Kloter 1 ke Tanah Suci
"Semoga jemaah tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat. Informasi akan kami sampaikan jika ada perkembangan lebih lanjut," tandas Sugiyo.
Editor : Ading