Minggu, 04 Okt 2026 06:32 WIB

Tiga Jemaah Haji Hilang 2025, Kemenag Lakukan Tes DNA Keluarga

selalu.id - Kementerian Agama melaksanakan tes DNA secara serentak terhadap keluarga tiga jemaah haji Indonesia yang dinyatakan hilang atau ghoib selama operasional haji 2025. Dua jemaah berasal dari Palembang dan Banjarmasin, sementara satu lainnya, Sukardi, berasal dari Kabupaten Malang.

 

Baca Juga: Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Pelaksanaan tes DNA keluarga Sukardi dilakukan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya oleh tim Bidang Laboratorium DNA Rumah Sakit Bhayangkara Pusdokkes Mabes Polri. Kegiatan ini dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, serta Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Malang.

 

Kasubdit Transportasi dan Perlindungan Jemaah Haji Reguler Ditjen PHU Kemenag, Sri Darfatihati, mengatakan tes DNA merupakan langkah strategis untuk memberikan kepastian hukum dan kemanusiaan bagi keluarga jemaah yang dinyatakan hilang. Ia menambahkan kontrak asuransi perlindungan jemaah masih berlaku hingga Februari 2026.

 

"Ini merupakan amanat Menteri Agama agar jemaah yang hilang segera mendapatkan kejelasan, dengan mencocokkan spesimen keluarga dengan jenazah yang belum teridentifikasi di Arab Saudi," jelasnya, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga: Menag Nasaruddin Dikabarkan Mundur dari Jabatannya Demi Kursi PBNU, Berikut Ini Faktanya

 

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Malang, Abdul Salam, menjelaskan pencarian terhadap Sukardi yang hilang di Makkah sejak 29 Mei 2025 telah dilakukan secara maksimal oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi dan tim Perlindungan Jemaah sejak puncak haji hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia.

 

Baca Juga: Matamuda, Tranformasi Pendidikan Kemenag dalam Perkuat Program Madrasah Ramah Anak

"Jemaah telah sah menunaikan ibadah karena dibadalkan, dan hari ini tes DNA ahli waris sebagai upaya lanjutan," ujarnya.

 

Amin Nuruddin (29), anak ketiga Sukardi, mengikuti tes DNA melalui metode dental. Ia berharap proses tersebut dapat memberikan kepastian bagi keluarga. "Kami mohon doa yang terbaik untuk ayahanda," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

IR justru menghubungi call center 110 untuk melaporkan perbuatannya ke polisi. Polisi yang menerima laporan langsung menelusuri lokasi penelepon.

Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Validitas data Desil sangat penting karena berdampak langsung pada akses warga terhadap program pemerintah.

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.

Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

PT Pelindo Terminal Petikemas menyebut transformasi tersebut telah mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memangkas waktu singgah kapal dan barang berada