selalu.id – Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Tubagus Lukman Amin, menyoroti belum optimalnya layanan angkutan Feeder dalam pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025.
Baca juga: Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur
Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) memperluas jangkauan rute agar bisa melintasi seluruh objek vital, termasuk rumah sakit dan kawasan padat penduduk.
“Feeder harus bisa menjangkau rumah sakit. Sekarang ini, misalnya, RS BDH tidak dilalui. Masyarakat terpaksa turun jauh dan jalan kaki. Idealnya, layanan bisa sampai lobi atau UGD,” ujar Tubagus, Rabu (8/7/2025).
Ia juga mendorong penambahan unit armada seiring perluasan rute. Menurutnya, penguatan sistem transportasi publik harus berjalan merata di seluruh wilayah Surabaya.
Baca juga: DPRD Surabaya Janji Segera Sahkan Perda Disabilitas
Selain sektor transportasi, Tubagus menyoroti kinerja PD Pasar Surya yang dinilai perlu lebih inovatif dan melibatkan swasta agar berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“PD Pasar Surya jangan hanya bergantung pada revitalisasi dan APBD. Harus mulai berani berkolaborasi dengan skema seperti Built Operate Transfer (BOT),” tegas politisi PKB itu.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari
Sementara di bidang pendidikan, ia menanggapi rencana pembangunan empat SD dan sembilan SMP baru hingga 2030. Menurutnya, penentuan lokasi harus mengacu pada kawasan padat penduduk yang selama ini sulit mengakses sekolah.
“Sekolah baru harus menjawab kebutuhan warga yang selama ini kesulitan karena jarak sekolah terlalu jauh,” tandasnya.
Editor : Ading