selalu.id – Surabaya menempati peringkat ke-10 dalam daftar destinasi liburan singkat (micro-travel) terpopuler di Asia versi platform perjalanan digital asal Singapura. Pencapaian ini memperkuat posisi Kota Pahlawan sebagai salah satu kota wisata yang berkembang pesat di kawasan Asia.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan fasilitas dan kenyamanan wisatawan. Menurutnya, Pemkot Surabaya tengah menggenjot infrastruktur pariwisata melalui berbagai program penataan kota.
“Kita sekarang membangun lebih banyak tempat wisata, ada offroad, ada Kota Lama, dan juga menyediakan tempat-tempat nyaman untuk liburan singkat,” ujar Eri, Jumat (4/7/2025).
Pemkot juga melakukan pembenahan fisik kota seperti mempercantik jalanan, menyediakan parkir tepi jalan umum, dan menertibkan aktivitas pedagang di area pedestrian.
“Semua itu dilakukan agar orang merasa nyaman ketika datang ke Surabaya,” tegasnya.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Eri menilai dampak langsung peningkatan kunjungan wisata sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Lonjakan pengunjung otomatis menghidupkan sektor perhotelan, restoran, hingga pajak daerah.
“Kalau tempat liburan ramai pengunjung, otomatis restoran hidup, hotel hidup, dan ada pajak yang masuk ke kota,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk program sosial seperti sekolah dan layanan kesehatan gratis.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
“Kami akan terus berkomitmen meningkatkan kenyamanan destinasi wisata ke depannya,” tandasnya.
Surabaya berada di posisi ke-10 dalam daftar destinasi micro-travel favorit di Asia, bersanding dengan kota-kota besar seperti Kuala Lumpur (Malaysia), Seoul dan Jeju (Korea Selatan), Taipei dan Kaohsiung (Taiwan), Manila (Filipina), Pattaya (Thailand), hingga Nagoya (Jepang) dan Penang (Malaysia).
Editor : Ading