Rabu, 04 Nov 2026 17:10 WIB

DPRD Jatim Gagal Hadirkan Bank Jatim dan Ketua Pansel, Seleksi Direksi Disorot

Anggota Komisi C DPRD Jatim, Salim Azhar
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Salim Azhar

selalu.id – Komisi C DPRD Jawa Timur gagal menghadirkan manajemen Bank Jatim dan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Bank Jatim, Prof. Muhammad Nuh, dalam rapat dengar pendapat terkait proses seleksi jajaran direksi. Pemanggilan yang dijadwalkan hari ini terpaksa ditunda karena keduanya berhalangan hadir.

 

Baca Juga: Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

Anggota Komisi C, Salim Azhar, menyatakan Bank Jatim telah meminta penjadwalan ulang, namun belum menetapkan tanggal pasti. Sementara Prof. Nuh telah menyampaikan ketidakhadirannya secara langsung kepada Ketua Komisi C.

 

Menurut Salim, ketidakhadiran ini tidak mengurangi sorotan terhadap keputusan menunjuk kembali Prof. Nuh sebagai Ketua Pansel. Ia sebelumnya pernah menjabat posisi yang sama dan meloloskan direksi Bank Jatim yang masih aktif saat ini.

 

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

“Kami ingin tahu alasan di balik penunjukan kembali Prof. Nuh. Apakah proses ini dilakukan secara transparan dan profesional?” ujar Salim.

 

Ia juga mengungkap kekhawatiran akan potensi konflik kepentingan dalam mekanisme seleksi. “Bank Jatim ini milik masyarakat Jawa Timur. Proses seleksi harus terbuka dan tidak menimbulkan kesan eksklusif,” tegasnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

 

Komisi C memastikan akan menjadwal ulang pertemuan sebelum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jatim pada 22 Mei 2025. Penjelasan dari pihak bank dan ketua pansel dianggap krusial demi menjaga kredibilitas dan akuntabilitas proses seleksi direksi.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Sentil Kinerja Pemkot: Jangan Cuma Bersandar Capaian Anggaran!

Yang disorot di antaranya penanganan banjir, pemerataan akses pendidikan, percepatan infrastruktur jalan, hingga penambahan fasilitas kesehatan masyarakat.

Pilkades Serentak Gelombang II di Nganjuk Diikuti 234 Desa, Ini Jadwal Coblosannya

Jika kotak kosong keluar sebagai pemenang, Pilkades dinyatakan batal dan posisi kepala desa akan diisi oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa.

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Sangat Keji dan Terencana!

Temuan ini menjadi bukti krusial yang memperkuat dugaan adanya perencanaan matang, sekaligus bakal memperberat jeratan hukum bagi pelaku.

21 WNA Korban TPPO di Mojokerto Diselamatkan, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Kasus ini terungkap setelah seorang WNA asal Filipina mendatangi Polsek Trawas.

Polisi Serahkan 15 Fragmen Tulang Milik Dua Korban Pembunuhan di Madiun

Dari 15 fragmen tersebut, hanya satu yang dapat diidentifikasi berasal dari tulang panggul, sedangkan sisanya berupa serpihan sehingga sulit dibedakan

Diskotek dan Klub Malam Surabaya Wajib Siapkan Ruang Khusus Pengunjung Mabuk

Pengelola juga wajib bekerja sama dengan penyedia transportasi daring untuk mengantar pengunjung.