Kamis, 03 Sep 2026 13:26 WIB

Kepengurusan PDIP Surabaya Dievaluasi, Ketua dan Wakil Sekretaris Dicopot

Perombakan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Surabaya
Perombakan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Surabaya

selalu.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur melakukan perombakan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Surabaya setelah mengevaluasi kinerja organisasi, sebagaimana tertuang dalam surat instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tertanggal 30 April 2025.

 

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Wakil Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim, Budi Sulistyono (Kanang), menyampaikan bahwa keputusan ini diambil menyusul penurunan perolehan kursi PDI Perjuangan di DPRD Surabaya pada Pemilu 2024, dari sebelumnya 15 menjadi 11 kursi. Evaluasi juga menyoroti persoalan soliditas serta tata kelola internal partai.

 

“Hasil evaluasi menunjukkan adanya kinerja yang kurang optimal, sehingga perlu dilakukan pelurusan dan pemberian sanksi,” ujar Kanang dalam konferensi pers di Surabaya, Jumat (2/5/2025).

 

Sanksi yang diberikan meliputi pembebasan tugas terhadap Ketua DPC Surabaya Adi Sutarwijono dan Wakil Sekretaris Bidang Program Ahmad Hidayat. Sementara itu, Sekretaris DPC Baktiono dan Bendahara DPC Taruh Sasmito menerima sanksi berupa peringatan tertulis.

 

Kanang menjelaskan, faktor utama pembebasan tugas adalah lemahnya komunikasi internal serta sejumlah permasalahan dalam pengelolaan keuangan dan administrasi. Ia menegaskan bahwa pembebasan tugas hanya berlaku untuk jabatan struktural di partai, dan tidak mempengaruhi posisi Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD Surabaya.

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

 

Sebagai langkah tindak lanjut, DPD menunjuk Yordan sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPC Surabaya untuk masa jabatan tiga bulan ke depan. “Tugas Plt adalah memperbaiki kinerja dan memperkuat kembali soliditas DPC,” kata Kanang.

 

Ia juga menyebut kemungkinan Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua DPC dapat terjadi jika ketua mengundurkan diri, meninggal dunia, atau tidak lagi menjadi anggota partai. Namun, untuk saat ini, fokus utama partai adalah pembenahan organisasi.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

 

Selain Surabaya, evaluasi serupa juga dilakukan terhadap DPC PDI Perjuangan di Sidoarjo, Bondowoso, dan Pasuruan. DPC Bondowoso menjadi satu-satunya yang juga menerima sanksi pembebasan tugas.

 

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berharap langkah ini dapat memperbaiki kinerja partai dan mengembalikan kepercayaan masyarakat menjelang Pemilu mendatang.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.