Senin, 24 Agu 2026 12:53 WIB

SMPN 1 Surabaya Disidak soal Pungutan Wisuda, Begini Temuan DPRD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Apr 2025 13:26 WIB
Sidak SMP N 1 Surabaya
Sidak SMP N 1 Surabaya

selalu.id - Isu pungutan biaya wisuda kembali mencuat di Surabaya. Salah satu SMP favorit di tengah Kota Surabaya diduga meminta pungutan hingga Rp1,15 juta untuk kegiatan kelulusan siswa kelas IX. Dugaan itu mengarah pada SMP Negeri 1 Surabaya.

 

Baca Juga: Menagih Komitmen Pemkot Surabaya Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Miskin

Menanggapi laporan masyarakat tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Abdul Ghoni, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 1 Surabaya pada Senin (29/4/2025). Dalam klarifikasinya, Ghoni menegaskan tidak ditemukan adanya pungutan resmi dari pihak sekolah.

 

“Ini murni apresiasi dari wali murid. Tidak ada biaya yang dibebankan oleh sekolah kepada siswa,” ujar Ghoni usai sidak.

 

Ia menjelaskan bahwa kegiatan wisuda atau pelepasan siswa tersebut merupakan inisiatif orang tua sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan anak-anak mereka selama tiga tahun menempuh pendidikan.

 

Menurut Ghoni, sidak dilakukan sebagai tindak lanjut dari aduan masyarakat, dan setelah pertemuan dengan kepala sekolah, Dewan Pendidikan Jawa Timur, dan perwakilan komite, tidak ditemukan pelanggaran dalam kegiatan tersebut.

 

“Kegiatan ini tidak memungut biaya dari sekolah. Justru ini contoh gotong royong yang positif jika dikelola dengan transparan dan tidak menimbulkan tekanan,” imbuhnya.

 

Namun demikian, Ghoni mengingatkan agar inisiatif dari wali murid ini tidak sampai menciptakan kesenjangan atau tekanan psikologis bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga: Bantu Pemadaman Karhutla Bromo, Kepala DPKP Surabaya: Kemanusiaan Tidak Punya Sekat Wilayah Administratif

 

“Sekolah harus menekankan kepada wali murid agar tidak memaksakan kontribusi. Ini soal menjaga semangat kebersamaan tanpa mengorbankan siapa pun,” tegasnya.

 

Di sisi lain, Ali Yusa dari Dewan Pendidikan Jawa Timur yang turut dalam sidak, menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara sekolah, komite, dan wali murid agar tidak terjadi kesalahpahaman.

 

Ia mengungkapkan, berdasarkan aduan yang diterima, terdapat rincian biaya sekitar Rp1.150.000 per siswa untuk kegiatan seperti santunan, doa bersama, pentas seni, dan buku kenangan.

 

Baca Juga: Aset Pemkot Surabaya Belum Maksimal Hasilkan PAD, DPRD: BPKAD Harus Berorientasi Bisnis!

“Ini bisa menjadi beban jika tidak dijelaskan secara terbuka sejak awal. Gotong royong itu penting, tapi harus ada transparansi dan kepekaan terhadap kondisi ekonomi masing-masing,” ujar Ali.

 

Ali menegaskan agar kegiatan kelulusan siswa ke depan dikemas secara lebih sederhana dan edukatif.

 

“Mari kita ubah bentuk apresiasi kelulusan siswa menjadi perayaan yang mencerminkan hidup sederhana dan penuh kepedulian, bukan budaya konsumtif,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Langkah ini didasari evaluasi atas penurunan perolehan suara pada Pemilu 2024.

Menikmati Jajanan Jadul di Kampung Kuliner, Wawali Mojokerto: Kita Bakal Perkuat Karakter

Konsep kampung kuliner bernuansa tempo dulu masih dapat dikembangkan dengan memperkuat karakter menu.

Jatanras Polda Jatim Ringkus Curanmor Warung Soto Sidoarjo asal Bangkalan

Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 03.30 WIB di Warung Soto Ayam Mada.

Begini Cara Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Harus ke Kantor Samsat

Layanan ini menjadi salah satu cara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Bapenda Provinsi Jawa Timur mendekatkan pelayanan pajak kepada masyarakat.

Perayaan Kemerdekaan di Sidoarjo Diwarnai Aksi Peduli Korban Gempa NTT

selalu.id - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sidoarjo tidak hanya berlangsung dalam suasana suka cita. Di tengah doa bersama dan tasyakuran yang digelar di

Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

Di tengah situasi yang penuh kepanikan, Angga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut tidak berpikir panjang.