Kamis, 08 Okt 2026 14:51 WIB

Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

General Manager Pelindo Maumere, Angga Adi Prebawa, terjun ke laut untuk selamatkan penumpang.
General Manager Pelindo Maumere, Angga Adi Prebawa, terjun ke laut untuk selamatkan penumpang.

selalu.id — Di tengah kepanikan akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah aksi nekat dan heroik terekam. 

General Manager Pelindo Maumere, Angga Adi Prebawa, saat itu sedang berada di area pelabuhan untuk melakukan silent inspection. Ketika gempa tiba-tiba mengguncang, situasi di terminal berubah dalam hitungan detik. Sejumlah puing mulai berjatuhan, sementara tangga kapal yang digunakan calon penumpang untuk naik ke kapal ikut terdampak hingga terlepas dan jatuh ke laut. 

Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

Beberapa penumpang yang berada di atas tangga tersebut turut terjatuh ke laut. Di tengah situasi yang penuh kepanikan, Angga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut tidak berpikir panjang. Naluri untuk menyelamatkan manusia membuatnya spontan turun ke laut bersama personel TNI AL yang berada di lokasi untuk membantu mengevakuasi para penumpang.

Tanpa sempat memikirkan keselamatan dirinya sendiri, ia berenang menuju penumpang yang membutuhkan pertolongan. “Saat melihat ada penumpang yang jatuh ke laut, yang terpikir saat itu hanya bagaimana mereka bisa segera diselamatkan. Tidak ada waktu untuk berpikir panjang," ungkapnya, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga: Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Aksi tersebut dilakukan bersama personel TNI AL yang juga langsung terjun membantu proses penyelamatan. Kolaborasi spontan di tengah situasi darurat itu menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana semangat safety first tidak hanya menjadi prinsip dalam pelayanan kepelabuhanan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata ketika kondisi darurat terjadi.

Bagi Angga, apa yang dilakukannya bukanlah sesuatu yang perlu disebut sebagai aksi heroik. Sebagai seorang pimpinan di lingkungan pelabuhan, keselamatan penumpang dan pengguna jasa merupakan tanggung jawab yang harus ditempatkan di atas kepentingan lainnya.

Baca Juga: Jelang Peralihan Nota, TPK Perawang Perkuat Komunikasi dengan Pengguna Jasa

“Saya kira ini bukan soal heroik. Kami semua yang berada di pelabuhan punya tanggung jawab untuk memastikan keselamatan penumpang. Ketika ada yang membutuhkan pertolongan, ya kami harus membantu semaksimal mungkin," terangnya.

Bagi Pelindo, keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan. Karena itu, setiap insan Pelindo dituntut untuk memiliki kepekaan, keberanian mengambil keputusan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk kondisi darurat akibat bencana.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkab Jember Dorong Lulusan SMK Kerja di Internasional

Peluang bekerja di luar negeri harus dibarengi dengan kesiapan kompetensi dan mekanisme keberangkatan yang resmi.

Pemotor asal Pasuruan Tewas Gegara Bersenggolan dengan Motor di Mojokerto

Satu pengendara meninggal dunia, satu lainnya mengalami luka-luka.

DPRD Jatim Gelar Jatim Berselawat Bersama Habib Syech, Momentum Doa di Usia ke-81

Ada lima agenda dengan nuansa berbeda, mulai dari religi, kenegaraan, budaya, hingga napak tilas sejarah.

Warga Surabaya Bayar Retribusi PJU, Tapi Masih Beli Lampu Sendiri 

Keluhan itu disampaikan saat reses anggota Komisi B DPRD Surabaya dari Fraksi PDIP Budi Leksono.

Lionel Messi Gantung Sepatu: La Pulga Resmi Pensiun dari Timnas Argentina

Kariernya di level klub bersama Inter Miami dan kompetisi MLS masih akan berlanjut.

Top 5 Berita: Ayam Krispi hingga Keracunan MBG di Mojokerto

Aturan sound horeg juga tak luput jadi perhatian pembaca.