Sabtu, 06 Jun 2026 13:42 WIB

Eri Sebut Curonmor Akibat Warga Luar Kota Surabaya, DPRD: Jangan Asal Tuduh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Apr 2025 21:30 WIB

Selalu.id – Pernyataan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang menyebut maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Pahlawan berasal dari pelaku luar daerah. 

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, meminta Eri untuk berhati-hati dan cermat dalam memberikan pernyataan yang menyangkut warga daerah lain. Menurutnya, pernyataan seperti itu seharusnya dilandasi oleh data statistik yang valid.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

“Kalau bilang pelaku curanmor bukan warga Surabaya, harusnya disampaikan dengan dasar yang kuat. Apakah sudah ada data statistik pelakunya? Apakah benar mereka berasal dari luar kota?” ujar Cahyo, Minggu (174/2025)

Politikus yang akrab disapa Cahyo itu menilai, bila memang data tersebut ada, sebaiknya tidak diumbar ke publik. Justru akan lebih bijak jika digunakan sebagai dasar untuk berkoordinasi secara tertutup dengan pemerintah daerah asal pelaku.

“Kalau memang betul pelakunya dari luar kota, lebih baik datanya digunakan untuk komunikasi internal antar pemerintah daerah. Kita ajak pemerintah kabupaten/kota tetangga duduk bersama, cari solusi, bukan disampaikan begitu saja di ruang publik,” tegasnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Cahyo menekankan pentingnya analisis yang mendalam sebelum menarik kesimpulan dan menyampaikannya ke masyarakat. Sebab, menurutnya, tanpa data yang valid, pernyataan semacam itu bisa menimbulkan kesan diskriminatif dan menyudutkan daerah lain.

Meski begitu, ia tetap mendukung penegakan hukum yang adil bagi siapa pun pelakunya. “Siapa pun pelakunya, dari mana pun asalnya, kalau melanggar hukum ya harus ditindak sesuai aturan. Tapi jangan sampai ucapannya melukai perasaan daerah tetangga,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam acara Halalbihalal On The Air di Radio Suara Surabaya, Jumat (11/4), Wali Kota Eri Cahyadi menyebut maraknya curanmor di Surabaya bukan dilakukan oleh warganya sendiri.

Baca Juga: Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

“Yang mengambil juga bukan warga Surabaya masalahnya. Karena warga Surabaya ini tenang, luar Surabaya yang bergerak. Makanya saya selalu bilang, warga Surabaya harus waspada,” ujar Eri.

Menurut Eri, Surabaya menjadi sasaran pelaku kejahatan karena dinilai sebagai kota yang sejahtera, sehingga lebih potensial menjadi target tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.