Jumat, 05 Jun 2026 06:30 WIB

Tanggapi Permintaan Maaf Eri atas Wakilnya, Armuji: Ucapan Saya Tak Kasar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 14:04 WIB
Wawali Armuji
Wawali Armuji

selalu.id – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, angkat bicara usai Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas ucapannya yang dinilai kasar saat inspeksi mendadak (sidak) ke UD Sentoso Seal, perusahaan yang diduga menahan ijazah mantan karyawan.

Armuji membantah telah berkata kasar. Ia mengklaim ucapannya merupakan ekspresi emosional khas arek Suroboyo, bukan penghinaan.

“Pak Wali memang minta maaf atas perkataan saya yang dianggap kasar. Tapi menurut saya, itu bukan kasar. Saya bilang ‘matamu’, maksudnya untuk nyocokkan wajah dengan CCTV, bukan menghina,” ujar Armuji dalam jumpa pers di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Senin (14/4/2025).

Ia menegaskan gaya tutur seperti itu lazim di Surabaya dalam situasi emosional.

“Ini Surabaya. Bahasa seperti itu lumrah. Kadang kamu sendiri juga bilang ‘cakco’. Bukan karena ada niat jahat, tapi suasananya memang panas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Eri menyampaikan permintaan maaf atas ucapan wakilnya yang viral dan memicu polemik. Ia menyebut peristiwa tersebut terjadi karena emosi sesaat.

“Saya percaya maksud Pak Armuji baik, tapi penyampaiannya mungkin kurang tepat karena suasana memanas,” kata Eri.

Insiden bermula dari aduan mantan karyawan asal Kediri yang mengaku ijazahnya ditahan UD Sentoso Seal. Saat sidak, Armuji sempat bersitegang dengan pihak perusahaan yang menyebutnya “penipu”. Perdebatan itu terekam dan tersebar di media sosial.

Armuji mengakui dirinya terpancing emosi karena tidak dihormati sebagai pejabat publik. Namun ia menegaskan ucapannya masih dalam batas etika masyarakat Surabaya.

“Saya mohon maaf bila penyampaian saya membuat tidak nyaman. Tapi tak ada niat menyinggung. Semua demi membela warga kecil yang merasa dirugikan,” tegasnya.

Pemkot Surabaya tetap membawa kasus dugaan penahanan ijazah ke ranah hukum. Wali Kota Eri telah menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja mendampingi pelapor membuat laporan ke Polrestabes Surabaya.

“Biar jelas siapa yang benar dan siapa yang salah. Tapi jangan sampai konflik ini membuat Surabaya gaduh terus. Kita selesaikan secara hukum, dan tetap jaga nama baik kota,” tutup Eri.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG, Ini Cerita Siswa Saat Menyantap Daging Krengsengan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.