Sabtu, 05 Sep 2026 16:21 WIB

Cegah Gangguan Investasi, Polres Pasuruan OTT Tiga Pelaku Pemerasan di PIER  

Kawasan Industri PIER
Kawasan Industri PIER

selalu.id - Polres Pasuruan Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan gangguan pada proyek pemasangan pipa gas di Kawasan Industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan oleh sejumlah oknum preman terhadap investor yang sedang mengerjakan proyek vital tersebut.

 

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Peristiwa bermula ketika pihak investor merasa terganggu oleh kehadiran sejumlah individu yang datang ke lokasi proyek dan melakukan intimidasi, dengan maksud memperoleh sejumlah uang. Selain menghambat kelancaran pekerjaan, para pelaku juga diduga keras melakukan pemerasan secara langsung terhadap pihak investor.

 

Merespons laporan tersebut, Polres Pasuruan Kota segera mengerahkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga terduga pelaku yang saat itu tengah berinteraksi dengan investor.

 

Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial S dan FJ, keduanya warga Pasuruan serta AS, warga luar daerah yang mengaku sebagai pengacara. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa para pelaku telah memaksa investor menyerahkan uang sebesar Rp5 juta.

 

Menurut keterangan kepolisian, aksi premanisme ini bukan yang pertama dilakukan oleh pelaku. Sebelumnya mereka diketahui telah mendatangi lokasi proyek, menciptakan suasana tidak kondusif, dan mengintimidasi para pekerja.

 

Saat ini, ketiga tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pasuruan Kota. Penyidik mendalami motif, jaringan, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik pemerasan ini.

 

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, Jumat (11/4/2025), menegaskan komitmen institusinya dalam menciptakan iklim investasi yang aman, tertib, dan bebas dari intervensi pihak-pihak tak bertanggung jawab. Khususnya dari preman atau organisasi masyarakat (ormas) yang mengganggu.

 

Baca Juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

“Tindakan tegas seperti ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menciptakan rasa aman bagi investor. Apalagi di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, kepastian hukum menjadi elemen fundamental. Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kapolri sangat jelas: jangan ada yang coba-coba mengganggu investasi,” tegasnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa Kawasan Industri PIER memiliki posisi strategis dalam menggerakkan ekonomi regional dan nasional. Segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) terhadap iklim investasi harus dihadapi dengan langkah hukum yang cepat dan tegas.

 

Kapolres menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut menjaga suasana kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindakan premanisme atau gangguan terhadap keamanan investasi.

 

Terpisah, Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, menyampaikan apresiasi atas ketegasan Polres Pasuruan Kota dalam menangani kasus pemerasan terhadap investor proyek pemasangan pipa gas di Kawasan Industri PIER.

Baca Juga: Bidik Investasi Baru, SIER Promosikan Kawasan Industri kepada 100 Investor Taiwan

 

“Tindakan cepat dari jajaran Polres tidak hanya menyelesaikan persoalan hukum secara langsung, tetapi juga memberi dampak strategis terhadap upaya menjaga iklim investasi yang sehat dan kondusif,” ujar Didik.

 

Ia menegaskan bahwa keamanan dan kepastian hukum merupakan perhatian utama para investor, baik dalam negeri maupun asing. Karena itu, sinergi antara aparat penegak hukum dan pengelola kawasan industri menjadi sangat krusial dalam membangun kepercayaan dan kenyamanan bagi pelaku usaha.

 

“Kami melihat keberhasilan penanganan kasus ini sebagai cermin dari koordinasi yang baik antara Polres dan pengelola kawasan. Sesuai arahan Gubernur Khofifah, komunikasi yang terbuka dan responsif adalah fondasi kemitraan strategis untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Jawa Timur. Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada jajaran kepolisian,” pungkas Didik, yang juga menjabat Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.