Jumat, 05 Jun 2026 20:36 WIB

Cegah Gangguan Investasi, Polres Pasuruan OTT Tiga Pelaku Pemerasan di PIER  

Kawasan Industri PIER
Kawasan Industri PIER

selalu.id - Polres Pasuruan Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan gangguan pada proyek pemasangan pipa gas di Kawasan Industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan oleh sejumlah oknum preman terhadap investor yang sedang mengerjakan proyek vital tersebut.

 

Baca Juga: Bupati Mojokerto Sebut Investasi Triwulan Pertama Capai Rp1,06 Triliun

Peristiwa bermula ketika pihak investor merasa terganggu oleh kehadiran sejumlah individu yang datang ke lokasi proyek dan melakukan intimidasi, dengan maksud memperoleh sejumlah uang. Selain menghambat kelancaran pekerjaan, para pelaku juga diduga keras melakukan pemerasan secara langsung terhadap pihak investor.

 

Merespons laporan tersebut, Polres Pasuruan Kota segera mengerahkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga terduga pelaku yang saat itu tengah berinteraksi dengan investor.

 

Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial S dan FJ, keduanya warga Pasuruan serta AS, warga luar daerah yang mengaku sebagai pengacara. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa para pelaku telah memaksa investor menyerahkan uang sebesar Rp5 juta.

 

Menurut keterangan kepolisian, aksi premanisme ini bukan yang pertama dilakukan oleh pelaku. Sebelumnya mereka diketahui telah mendatangi lokasi proyek, menciptakan suasana tidak kondusif, dan mengintimidasi para pekerja.

 

Saat ini, ketiga tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pasuruan Kota. Penyidik mendalami motif, jaringan, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik pemerasan ini.

 

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, Jumat (11/4/2025), menegaskan komitmen institusinya dalam menciptakan iklim investasi yang aman, tertib, dan bebas dari intervensi pihak-pihak tak bertanggung jawab. Khususnya dari preman atau organisasi masyarakat (ormas) yang mengganggu.

 

Baca Juga: Pabrik Melamin di JIIPE Gresik Berdiri, Nilai Investasi US$600 Juta dan Diklaim Rendah Emisi

“Tindakan tegas seperti ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menciptakan rasa aman bagi investor. Apalagi di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, kepastian hukum menjadi elemen fundamental. Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kapolri sangat jelas: jangan ada yang coba-coba mengganggu investasi,” tegasnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa Kawasan Industri PIER memiliki posisi strategis dalam menggerakkan ekonomi regional dan nasional. Segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) terhadap iklim investasi harus dihadapi dengan langkah hukum yang cepat dan tegas.

 

Kapolres menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut menjaga suasana kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindakan premanisme atau gangguan terhadap keamanan investasi.

 

Terpisah, Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, menyampaikan apresiasi atas ketegasan Polres Pasuruan Kota dalam menangani kasus pemerasan terhadap investor proyek pemasangan pipa gas di Kawasan Industri PIER.

Baca Juga: Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal, Bupati Fawait Ajak OPD Kunjungi Pabrik Triplek Jepang di Jember

 

“Tindakan cepat dari jajaran Polres tidak hanya menyelesaikan persoalan hukum secara langsung, tetapi juga memberi dampak strategis terhadap upaya menjaga iklim investasi yang sehat dan kondusif,” ujar Didik.

 

Ia menegaskan bahwa keamanan dan kepastian hukum merupakan perhatian utama para investor, baik dalam negeri maupun asing. Karena itu, sinergi antara aparat penegak hukum dan pengelola kawasan industri menjadi sangat krusial dalam membangun kepercayaan dan kenyamanan bagi pelaku usaha.

 

“Kami melihat keberhasilan penanganan kasus ini sebagai cermin dari koordinasi yang baik antara Polres dan pengelola kawasan. Sesuai arahan Gubernur Khofifah, komunikasi yang terbuka dan responsif adalah fondasi kemitraan strategis untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Jawa Timur. Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada jajaran kepolisian,” pungkas Didik, yang juga menjabat Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.