Minggu, 06 Sep 2026 03:30 WIB

Harga Eceran LPG 3 Kg Naik, Warga Jatim Mengeluh

LPG tabung 3kg
LPG tabung 3kg

selalu.id –  Mulai hari ini, Rabu 15 Januari 2025, harga eceran tertinggi (HET) gas LPG 3 kilogram di Jawa Timur naik dari Rp16.000 menjadi Rp18.000 per tabung. Kenaikan ini dikeluhkan masyarakat karena di tingkat pengecer, harga LPG 3 Kg mencapai Rp19.000 hingga Rp20.000 per tabung.

Kenaikan ini menambah beban ekonomi masyarakat yang tengah menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya. Pemerintah telah menetapkan HET baru untuk LPG 3 Kg di tingkat pangkalan. Namun, di tingkat pengecer atau toko kelontong di Surabaya, harga jualnya jauh lebih tinggi. 

Para pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga jual karena harga beli dari agen juga mengalami kenaikan.  Sebelumnya, mereka membeli LPG 3 Kg seharga Rp15.500 per tabung, kini menjadi Rp17.500 per tabung.  Kenaikan ini membuat mereka terpaksa menjualnya dengan harga Rp20.000 per tabung agar tetap mendapatkan keuntungan.

Kurnia Ningrum, seorang ibu rumah tangga di Surabaya, mengaku kenaikan harga LPG 3 Kg ini sangat memberatkan.  "Harga kebutuhan pokok sudah naik semua, sekarang gas juga naik.  Susah mengatur keuangan bulanan," keluhnya. 

Ia khawatir, kenaikan harga LPG akan berdampak pada harga makanan di warung-warung sekitar rumahnya. Kenaikan harga ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat.  Banyak warga yang terpaksa mengurangi konsumsi atau mencari alternatif lain yang lebih terjangkau. 

Kondisi ini diperparah dengan belum pulihnya kondisi ekonomi pasca pandemi, sehingga kenaikan harga LPG semakin memberatkan masyarakat. Abel Al Kharomi, seorang penjual LPG 3 Kg di Surabaya, membenarkan adanya kenaikan harga beli dari agen. 

Ia menjelaskan bahwa pasokan dari agen masih tersedia, namun dengan harga yang lebih tinggi.  "Mau bagaimana lagi, harga beli dari agen sudah naik, jadi harga jual ke konsumen juga harus dinaikkan," jelasnya.

Sekadar diketahui, Jawa Timur menjadi daerah terakhir di wilayah Jawa-Bali yang mengalami kenaikan HET LPG 3 Kg.  Sebelumnya, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali telah lebih dulu mengalami kenaikan harga. 

Kenaikan harga ini memicu kekhawatiran akan semakin meningkatnya beban hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.  Pemerintah diharapkan dapat memberikan solusi dan intervensi untuk meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga LPG ini.

Baca Juga: Elpiji 3 Kg Kini Berpotensi Disalahgunakan, DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.