Selasa, 21 Jul 2026 22:50 WIB

Harga Eceran LPG 3 Kg Naik, Warga Jatim Mengeluh

LPG tabung 3kg
LPG tabung 3kg

selalu.id –  Mulai hari ini, Rabu 15 Januari 2025, harga eceran tertinggi (HET) gas LPG 3 kilogram di Jawa Timur naik dari Rp16.000 menjadi Rp18.000 per tabung. Kenaikan ini dikeluhkan masyarakat karena di tingkat pengecer, harga LPG 3 Kg mencapai Rp19.000 hingga Rp20.000 per tabung.

Kenaikan ini menambah beban ekonomi masyarakat yang tengah menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya. Pemerintah telah menetapkan HET baru untuk LPG 3 Kg di tingkat pangkalan. Namun, di tingkat pengecer atau toko kelontong di Surabaya, harga jualnya jauh lebih tinggi. 

Para pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga jual karena harga beli dari agen juga mengalami kenaikan.  Sebelumnya, mereka membeli LPG 3 Kg seharga Rp15.500 per tabung, kini menjadi Rp17.500 per tabung.  Kenaikan ini membuat mereka terpaksa menjualnya dengan harga Rp20.000 per tabung agar tetap mendapatkan keuntungan.

Kurnia Ningrum, seorang ibu rumah tangga di Surabaya, mengaku kenaikan harga LPG 3 Kg ini sangat memberatkan.  "Harga kebutuhan pokok sudah naik semua, sekarang gas juga naik.  Susah mengatur keuangan bulanan," keluhnya. 

Ia khawatir, kenaikan harga LPG akan berdampak pada harga makanan di warung-warung sekitar rumahnya. Kenaikan harga ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat.  Banyak warga yang terpaksa mengurangi konsumsi atau mencari alternatif lain yang lebih terjangkau. 

Kondisi ini diperparah dengan belum pulihnya kondisi ekonomi pasca pandemi, sehingga kenaikan harga LPG semakin memberatkan masyarakat. Abel Al Kharomi, seorang penjual LPG 3 Kg di Surabaya, membenarkan adanya kenaikan harga beli dari agen. 

Ia menjelaskan bahwa pasokan dari agen masih tersedia, namun dengan harga yang lebih tinggi.  "Mau bagaimana lagi, harga beli dari agen sudah naik, jadi harga jual ke konsumen juga harus dinaikkan," jelasnya.

Sekadar diketahui, Jawa Timur menjadi daerah terakhir di wilayah Jawa-Bali yang mengalami kenaikan HET LPG 3 Kg.  Sebelumnya, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali telah lebih dulu mengalami kenaikan harga. 

Kenaikan harga ini memicu kekhawatiran akan semakin meningkatnya beban hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.  Pemerintah diharapkan dapat memberikan solusi dan intervensi untuk meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga LPG ini.

Baca Juga: Elpiji 3 Kg Kini Berpotensi Disalahgunakan, DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.