Senin, 02 Feb 2026 23:57 WIB

Pembekalan Massal 1500 Calon Advokad se-Jawa Timur Tercatat Rekor MURI

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Jan 2022 00:10 WIB
Pembekalan Advokad di Surabaya
Pembekalan Advokad di Surabaya

selalu.id - Sebanyak 1.500 advokat se-Jawa Timur mendapat pembekalan oleh Ketua Umum DPN Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Prof Dr Otto Hasibuan S.H M.M di Graha Samudra Bumimoro, Surabaya, Selasa (4/1/2021).

Pembekalan advokat baru ini pun tercatat oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Sebagai anggota organisasi profesi sesuai amanat dari Undang-undang Advokat, sebelum disumpah harus menjalani pelantikan terlebih dahulu.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Ketua DPC Peradi Surabaya, Hariyanto SH, MH disela acara menyampaikan bahwa pembekalan kepada advokat baru memang rutin dilakukan sebelum dilakukan penyumpahan di Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

"Maka, diharuskan untuk dilantik dulu dan diangkat menjadi anggota organisasi profesi. Ini adalah amanat dari Undang-undang Advokat," kata Haryanto yang juga Wasekjen Peradi ini.

Dijelaskan Haryanto, DPC Peradi Surabaya di diberi kewenangan untuk menyelenggarakan pelantikan serta pembekalan kepada advokat baru. Disamping itu juga ada pelantikan beberapa DPC Peradi di Jawa Timur.

"Kita juga mengundang rekor muri karena pembekalan ini terbesar di seluruh indonesia. Ada sekitar 1.500 advokat yang hadir di sini dengan prokes yang sangat ketat," bebernya.

Pemberian bekal oleh Ketua Umum DPN Peradi Otto Hasibuan, Haryanto menyebut bahwa pembekalan ini sangatlah penting. Pasalnya, etika profesi harus dijunjung tinggi.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Ini adalah wajib harus diketahui oleh advokat baru. Mereka harus tahu rambu-rambu etikanya. Jangan sampai advokat peradi diadili di dewan kehormatan Peradi," ujarnya.

Pada kesempatan sama, Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan pun mengingatkan, bagi para calon advokat yang akan disumpah untuk meresapi maksud dari profesi mulia tersebut.

Untuk menjaga profesi advokat tetap mulia, Otto mengatakan, terdapat tips yang bisa dilakukan. Pertama, jangan pernah melakukan penghianatan terhadap klien. Meski pada akhirnya klien mengecewakan sang advokat, namun advokat tersebut tetap tidak boleh menghianati klien. "Jangan sekali-kali menghianati klien," pesan dia.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Kedua, lanjut Otto, jangan pernah menyia-nyiakan klien, yakni dengan menolak lantaran berbeda agama, berbeda sikap politik, berbeda keadaan ekonomi.

"Jika ada pikiran seperti itu, hari ini saya minta besok Anda tidak disumpah," tegasnya.
 
Peradi, kata Otto, membuat pembekalan seperti ini lantaran ingin para advokat dapat pintar dan jujur. Kedua hal ini saling berkaitan satu sama lain sehingga dapat meningkatkan kualitas advokat di Indonesia.

"Agar ini bisa tercapai, maka organisasi advokat harus tunggal, supaya standarisasinya jelas, dia punya power untuk mengawasi sehingga advokat itu baik. Semuanya untuk kepentingan pencari keadilan, bukan kepentingan saudara semata-mata. Kalau Anda tidak pintar dan tidak jujur, yang jadi korban adalah masyarakat pencari keadilan," pungkasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.