Senin, 20 Jul 2026 11:53 WIB

Pembangunan Rampung, RSUD Sidoarjo Barat (Krian) Siap Beroperasi 2 Bulan Lagi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Jan 2022 21:00 WIB
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali saat meninjau RSUD Sidoarjo Barat
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali saat meninjau RSUD Sidoarjo Barat

selalu.id - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, menargetkan Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo Barat atau RSUD Krian bakal bisa dioperasikan secara terbatas dua bulan mendatang atau sekitar bulan Maret 2022. Hal ini seiring tuntasnya pekerjaan fisik utama pada bangunan gedung dan instalasi penunjangnya.

Dalam kunjungannya ke RSUD Krian hari ini, Bupati Muhdlor mengaku cukup puas dengan pengerjaan fisik bangunan dan sarana penunjang fisik yang sudah selesai hampir 100 persen.

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Hari ini setelah kami lihat langusng di lapangan, pekerjaan-pekerjaan konstruksi sudah selesai, hanya tinggal finishing beberapa bagian seperti pembersihan sisa-sisa konstruksi, pemasangan daun pintu dan jendela di beberapa ruangan, pengecatan di beberapa titik serta instalasi 2 unit elevator dari total 5 unit yang dipasang di RSUD Krian ini. Minggu ini semuanya akan selesai untuk pengerjaan fisik," ujar Bupati Muhdlor di sela kunjungan ke RSUD Krian, Selasa (4/1/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Muhdlor didampingi anggota tim percepatan pembangunan RSUD Krian diantaranya Kepala Dinas P2CKTR Sulaksono, Kepala Dinas Kesehatan drg. Syaf Satriawarman dan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra M. Ainur Rahman.

Untuk mempercepat pembersihan barang dilokasi proyek Muhdlor mengerahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Hal ini dilakukan agar target dalam 1 Minggu ke depan lingkungan RSUD Krian sudah bersih. Pembersihan dilakukan mulai dari halaman luar sampai ruangan dalam RSUD.

Selanjutnya, Bupati Muhdlor meminta ke Tim Percepatan Pembangunan RSUD Barat agar dalam waktu tiga bulan ke depan fokus pada pengisian alat kesehatan dan Sumber Daya manusia (SDM).

Baca Juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

"Maret ini kita akan adakan soft launching untuk RSUD Krian. Paling tidak sudah bisa melayani masyarakat meski baru layanan rawat jalan. Targetnya bulan Juni nanti bisa dibuka semua layanan secara penuh," ujar Muhdlor.

Disisi lain, Muhdlor juga menegaskan, keberadaan RSUD Krian harus berdampak langsung kepada masyarakat sekitarnya. Khususnya dalam pemenuhan Sumber Daya Manusianya. Ia pun meminta agar penyerapan tenaga kerja bisa diprioritaskan untuk warga Krian dan sekitarnya.

Bupati Muhdlor juga berharap dengan segera dioperasikannya RSUD Krian ini dapat memberikan manfaat berupa pemerataan akses kesehatan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Sidoarjo.

Baca Juga: 520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi

"Jadi tidak ada lagi warga Sidoarjo, khususnya di wilayah Barat seperti Krian, Tarik, Balongbendo, Wonoayu, Prambon yang harus menempuh jarak terlalu jauh untuk mendapat fasilitas kesehatan yang baik," papar bupati muda itu.

Selain memeratakan layanan kesehatan, pembangunan RSUD Sidoarjo Barat ini sekaligus untuk membuka lapangan kerja dan menciptakan titik pertumbuhan ekonomi baru. Ketika beroperasi nantinya RSUD ini akan menciptakan gerak perekonomian di wilayah sekitar seperti membuka lapangan kerja dengan hadirnya usaha-usaha rakyat nantinya, seperti kuliner, pondokan, hingga berbagai jasa lainnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.