Rabu, 22 Jul 2026 21:23 WIB

Perempuan Bersuara Suarkan Narasi HKTP dengan Film dan Monolog di Surabaya

  • Penulis : Redaksi
  • | Senin, 02 Des 2024 18:39 WIB
Monolog Pelaminan Kosong
Monolog Pelaminan Kosong

selalu.id - Memperingati 16 Days of Activism Para seniman dan pembuat film menyuarakan pentingnya peduli terhadap kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan lewat film dan pertunjukan teater monolog.

 

Upaya tersebut dilakukan dengan membuat kegiatan bertajuk "Perempuan Bersuara" yang berisi pertunjukan monolog "Pelaminan Kosong" tentang perempuan yang menapaki segala belenggu narasi dan budaya mempasifkan keberdayaan perempuan dalam relasinya dan pemutaran film pendek "Pulih" yang menceritakan tentang perjuangan pendamping korban kekerasan seksual di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Surabaya, Minggu (1/12) malam.

 

Direktur Gen Epistree Muhammad Irfansyah yang memproduksi film "Pulih" mengatakan pembuatan karya seni audio visual itu merupakan hasil kolaborasi dengan Women's Crisis Center (WCC) Jombang.

 

"Isi film ini diambil dari penuturan WCC Jombang atas pengalaman advokasinya, yaitu tentang pendamping korban yang berusaha pulih ketika dia mendapat kekerasan seksual," katanya.

 

Ia ingin, kolaborasi kampanye itu bisa menghentikan segala tindakan kekerasan seksual terhadap perempuan. Mengingat, kasus tersebut bukanlah hal yang sepele.

 

"Film ini tidak hanya sekadar kita buat, tapi kita maksimalkan aktor-aktor dan seniman yang kita libatkan, yakni yang proper di bidangnya untuk menciptakan film yang bisa mendukung pendamping korban," ucapnya.

 

Dalam kampanye itu, lanjut dia, juga ada penampilan monolog bertajuk "Pelaminan Kosong" juga upaya Gen Epistree berkolaborasi dengan laboratorium keaktoran (REAKTOR) atas isu-isu yang concern pada perempuan dari kacamata seniman perempuan yakni Dyah Ayu Setyorini atau Ading.

 

Sementara itu, Direktur WCC Jombang Anna Abdullah mengatakan bahwa media kreatif seperti film dipilih untuk mengkampanyekan penolakan kekerasan terhadap perempuan, karena memiliki daya tarik tersendiri.

 

"Kami berpikir butuh media transformasi nilai yang efektif seperti itu, nah salah satunya dengan film," ucapnya.

 

Apa yang ditampilkan di film tersebut, kata dia, merupakan gambaran nyata yang ada di kehidupan sehari-hari bagaimana pendamping kekerasan seksual mendampingi korban.

 

Pihaknya menegaskan akan terus menyuarakan penolakan terhadap kasus-kasus kekerasan seksual. Apalagi WCC Jombang juga merupakan anggota dari Satuan Tugas Penjagaan Penanganan Kekerasan (SATGAS PPK) di lingkup pendidikan. 

 

"Kami ingin memberi konteks bahwa kerja-kerja sungguh yang dihadapi pendamping untuk memberikan penguatan psikologis itu sangat penting sekali," katanya.

Baca Juga: Komitmen Ciptakan Habitat Penulisan, Kelas Mengarang Luncurkan 'Panggung Baru'

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.