Selasa, 21 Jul 2026 21:13 WIB

Langkah Nyata Luluk Tindak Lanjuti Program Pemodalan 0 Persen

Luluk Nur Hamidah
Luluk Nur Hamidah

selalu.id - Sebagai bagian dari agenda blusukan untuk menjaring aspirasi langsung dari pelaku usaha kecil, Cagub Jatim Luluk Nur Hamidah melakukan kunjungan dibeberapa pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada didaerah Jember, Jawa Timur.

Kunjungan ini menjadi langkah nyata Luluk untuk melihat kondisi riil UMKM sekaligus menindaklanjuti program bantuan pemodalan bunga 0 persen yang diusungnya. Selain dikenal sebagai 'artis senayan', Luluk juga dikenal vokal dalam membela kepentingan UMKM.

Luluk pun mengungkapkan, bahwa sektor usaha mikro merupakan tulang punggung perekonomian daerah dan perlu mendapatkan dukungan yang lebih baik, terutama akses modal yang mudah dan terjangkau.

"Saya melihat UMKM seperti Mie Nyaman ini sangat potensial, tapi sering kali terkendala modal. Inilah kenapa kami menggagas program pinjaman tanpa bunga dan agunan untuk UMKM. Program ini akan membantu para pengusaha kecil untuk berkembang tanpa terbebani biaya tambahan," ungkap Luluk di hadapan para pelaku UMKM Jember, Minggu (20/10/2024).

Program pemodalan bunga 0 persen ini, lanjut Luluk mengatakan, merupakan bagian dari strategi besar untuk memacu pertumbuhan UMKM di Jatim. Dengan skema pinjaman tersebut, UMKM yang sudah terdaftar dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat mengakses bantuan modal tanpa harus membayar bunga, sehingga peluang mereka untuk berkembang semakin besar.

"Dengan menumbuhkan dan memberdayakan pelaku UMKM, maka kita juga turut mensejahterakan perekonomian Jawa Timur," tegas cagub nomor urut 1 ini.

Tak hanya modal, Luluk juga menekankan pentingnya pendampingan dan akses ke jaringan pasar yang lebih luas agar UMKM bisa berdaya saing. Ia berkomitmen untuk memberikan pembinaan intensif melalui kerja sama dengan perbankan, sekaligus memperluas cakupan program tersebut secara bertahap.

"Kami ingin memastikan UMKM tidak hanya bertahan, tapi juga tumbuh secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pendampingan, pelatihan, dan akses ke pasar yang lebih besar juga akan kami berikan," tambahnya.

Kunjungan Luluk ini disambut hangat oleh para pelaku usaha di Jember, yang mengapresiasi rencana konkret tersebut. Mereka berharap program pemodalan yang digagas Luluk-Lukman bisa segera terealisasi dan membantu memperkuat daya saing UMKM di Jatim ketika terpilih nantinya.

"Maju terus UMKM kita, tak gentar menghadapi tantangan. Kami akan hadir dan selalu ada untuk mendukung para pelaku UMKM Jawa Timur dengan menghadirkan program kredit 0 persen untuk UMKM Jawa Timur," tegas Luluk dalam penutupannya.

Baca Juga: Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.