Sabtu, 05 Sep 2026 17:24 WIB

Kinerja Positif Khofifah dan Emil Sebagai Gubernur dan Wagub Jatim 2019-2024

Khofifah-Emil
Khofifah-Emil

selalu.id - Menyoal kinerja Khofifah Indar Parawansa selama periode 2019-2024 lalu, mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Khofifah menerangkan terkait pembangunan apa saja yang ia lakukan untuk Jawa Timur selama masa kepemimpinannya tersebut.

Cagub nomor urut 2 ini menegaskan, bahwa selama lima tahun periode pertama ia juga membangun pelabuhan Dungkek di Kabupaten Sumenep. Kemudian ia juga melakukan pembangunan pelabuhan di Gili Iyang dan melakukan renovasi pelabuhan di Masalembu.

"Jadi kami sudah melakukan, bukan hanya akan. Itu semua kami lakukan untuk membangun koneksitas masyarakat Madura dan kepulauan Madura," tegas Khofifah kepada selalu.id, Minggu (20/10/2024).

Khofifah juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjalin kerjasama dengan PLN, dan telah membangun PLTS di 22 pulau di Kepulauan Sumenep. "Harapan kami adalah mereka terkoneksi powerplan, mereka terkoneksi perhubungan lewat laut," ujarnya.

Begitu juga di bidang kesehatan, dikatakan Khofifah bahwa setiap tahun, Pemprov Jatim di bawah kepemimpinan Khofifah-Emil, mereka rutin mengirimkan kapal untuk memberikan layanan kesehatan pada warga masyarakat kepulauan Madura.

"Satu tahun kami kirim empat kali kapal yang membawa sejumlah dokter spesialis untuk kemudian memberikan layanan-layanan pengobatan bagi warga Madura yang tinggal di kepulauan," terang mantan Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini.

Meskipun begitu, di masa kemarau, lanjut Khofifah menjelaskan, Pemprov Jatim di masa kepemimpinannya selalu mengirim air bersih bagi warga di kepulauan sepeti di Masalembu dan juga Kangean. Pengiriman air bersih biasanya dilakukan dengan menggunakan KRI milik TNI AL. "Itulah cara kami memuliakan masyarakat Jawa Timur," cetusnya.

Tak hanya itu saja, di bidang kesehatan, komitmennya dalam menurunkan angka penyakit Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi juga terbilang singnifikan. Khofifah menegaskan bahwa di periode pertama, Khofifah-Emil memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan layanan kesehatan di seluruh wilayah Jawa Timur.

"Pemprov Jatim sudah mengirim perawat di seluruh desa di Jatim. Sehingga saat ini, Ponkesdes di Jatim sudah didampingi oleh perawat yang dikirim oleh Pemprov," tegas Khofifah.

Sejauh ini, Pemprov Jatim di bawah kepemimpinan Khofifah telah meluncurkan program deteksi dini bagi masyarakat. Agar penanganan penyakit jantung, kanker dan juga stroke di Jatim bisa dilakukan cepat dan tepat. Karena beberapa kasus keberhasilan penanganan penyakit ini adalah masalah kecepatan penanganan.

"Jadi kami siapkan stroke center di RSUD Dr Soetomo dan di rumah sakit tipe A Pemprov. Lalu ada Onkologi Center. Artinya upaya promotif rehabilitasi sudah kami siapkan. Namun tentu harapan kami masyarakat Jatim semuanya sehat," tegas Khofifah.

Baca Juga: Latihan Baris Berbaris, Khofifah: Ini Simbol Kesatuan Pembangunan Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.