Kamis, 03 Sep 2026 12:56 WIB

Penduduk Miskin Jatim Tertinggi, Luluk Sindir Khofifah di Debat Pilgub

Debat perdana Pilgub Jatim
Debat perdana Pilgub Jatim

selalu.id - Diajang perdana Debat Publik Pilgub Jatim 2024, calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah tampil memukau dihadapan para peserta lainnya dan dihadapan para panelis, serta se isi ruangan yang ada didalam Graha Unesa, Surabaya.

Pasalnya, politisi yang sering disebut 'artis senayan' ini mampu menguasai materi debat seutuhnya, ketimbang peserta debat lainnya yang notabenenya sama-sama pernah menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos).

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Ajak Warga Maknai Tahun Baru Islam dengan Hijrah

Luluk pun di acara debat tersebut juga menyebut, bahwa jumlah angka penduduk miskin di Jawa Timur merupakan angka yang tertinggi di seluruh Indonesia.

Artinya, secara tidak langsung juga menyoroti kepemimpinan Gubernur periode sebelumnya (2019-2024). Dimana periode tersebut Khofifah Indar Parawansa lah yang mempimpin Jatim.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

"Rekan kami ibu Khofifah dan ibu Risma telah mendapat kepercayaan dari rakyat Jawa Timur, mereka berdua pernah menjadi Menteri Sosial bersama," ucap Luluk.

"Namun, kondisi Jawa Timur sebagaimana kita rasakan dan kita ketahui, bahwa jumlah penduduk miskin Jawa Timur tertinggi di Indonesia," sindir Luluk.

Baca Juga: Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Fakta ini juga dilansir dari data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 lalu. Yang mana menyebutkan bahwa penduduk miskin di Jatim jumlahnya mencapai 4,198 Juta Jiwa, menjadi jumlah yang tertinggi di Indonesia.

"Kalau kita lihat dari data BPS, disitu disebutkan bahwa jumlah penduduk miskin Jawa Timur jumlahnya mencapai 4,198 juta jiwa. Ini menjadi jumlah penduduk miskin yang paling tinggi se-Indonesia," tukasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.