Rabu, 22 Jul 2026 01:08 WIB

Bawa Berkas Catatan, Risma-Gus Hans Pakai Baju Adat Surabaya di Debat Pilgub Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Okt 2024 19:21 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id - Pasangan Calon nomor urut tiga Risma-Gus Hans di Debat Perdana Pilgub Jatim di Graha Unesa, mencuri perhatian, pasalnya mereka berdua kompak memakai pakaian adat Surabaya berwarna hijau, Jumat (17/10/2024) malam.

Pantuan selalu.id, ketiga paslon mulai berdatangan menjelang mulainya debat perdana. Tampak paslon nomor urut satu Luluk-Lukman datang pertama pukul 18.24 WIB.

Luluk memakai baju adat asal Jombang berwarna ungu campur Madura. Sedangkan Lukman pakaian kemeja adat berwarna hitam asal Lamongan.

“Mbak luluk pakai baju adat Jombangan, campur sama Madura,” ujar Lukman.

“Maknanya semangat aja, ini karena warnanya ungu sukak sekali. Karena ini sangat teduh dan juga simbol pergerakan perempuan, jadi saya selalu konsisten lah kalau memperjuangkan hak hak perempuan,” sahut Luluk.

Berselang tak lama, paslon urut tiga Risma-Gus Hans datang sekira pukul 18.35 WIB. Tampak Risma-Gus Hans kompak memakai baju adat khas Surabaya. Risma terlihat pakai khas Ning Surabaya serba bewarna hijau. Sedangkan Gus Hans memakai beskap bewarna hitam.

Tak hanya itu, sambil berjalan melewati pintu masuk Risma terlihat membawa sebuah berkas dalam map bening yang isinya kertas catatan beserta pulpen didalamnya.

“Adat Surabaya,” singkat Risma sembari berjalan.

Kemudian, tak lama kemudian paslon nomor urut dua Khofifah-Emil tiba sekira pukul 18.39 WIB. Tampak Khofifah baju adat bewarna hitam asal Sumenep. Sedangkan, Emil Dardak memakai baju adat bewarna hitam asal Trengger Bromo.

Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan paslon Pilgub Jatim Risma-Gus Hans, KH Imam Buchari Kholil atau Ra Imam menyebut pihaknya sudah bertemu dengan Wakil Calon Gubernur nomor urut tiga Gus Hans dan berbincang santai  terkait persiapan debat Pilgub perdana.

“Tadi malam ketemu Gus Hans santai-santai tapi bagaimana berdiskusi lima tahun kedepan. Risma dan Gus Hans beberapa hari keliling ke daerah-daerah persoalan-persoalan dan ketemu dengan komunitas,” kata Ra Imam, di lokasi Debat Pilgub ke Satu, Graha Unesa Surabaya, Jumat (17/10/2024).

Ra Imam menyebut paslon nomor urut tiga tidak ada persiapan khusus pada debat perdana ini.

“Tidak ada persispan khusus.Kita dibatasi 150 otang. Tidak menyiapkan akar dukungan akar rumput,” ujarnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.