Jumat, 05 Jun 2026 01:11 WIB

Eri Cahyadi Ogah Bagi-bagi Sembako saat Kampanye, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Sep 2024 11:53 WIB
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

selalu.id - Calon Wali Kota Surabaya tunggal Eri Cahyadi menegaskan tidak akan pernah membagi-bagi sembako kepada masyarakat saat masa kampanye Pilkada serentak 2024.

Eri mengaku sejak pertama maju Pilkada, ia tidak pernah membagikan sembako. Ia lebih fokus berkampanye menyampaikan visi-misinya sebagai pemimpin dua periode di Pilwali Surabaya.

“Gak ada (pembagian sembako). Aku biasanya bagi program dari pertama kampanye dulu. Karena sembako itu pembagian atas nama pemerintah. Bansos-bansos yang kita lakukan aku gak boleh ikut,” kata Eri, Rabu (24/9/2024).

Sisi lain, Eri Cahyadi juga menyebut akan mematuhi instruksi Bawaslu Surabaya selama berkampanye, yakni tidak melibatkan ASN, maupun Kader Surabaya Hebat (KSH). 

Meski begitu, Eri menyebut aturan tidak berlaku jika KSH melepas rompi KSH yang biasa digunakan. Begitu juga RT/RW boleh terlibat asal sebagai warga.

"Lho ya bener. Tapi kalau KSH copot baju KSH, jadi warga kan gak apa-apa, yang gak boleh, ketika KSH pakai rompi KSH, terus kampanye buat saya, gak boleh. Itu (KSH) termasuk pihak dapat APBD Kota Surabaya, sama seperti RT/RW, tapi kalau dia tidak sebagai itu sebagai warga boleh dan itu konsisten kita jalankan," ucapnya.

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.