Sabtu, 06 Jun 2026 19:41 WIB

Pemuda Muhammadiyah Surabaya Nyatakan Dukung Eri-Armuji

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 20 Sep 2024 09:13 WIB
Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya, Alfianur Rizal
Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya, Alfianur Rizal

selalu.id - Pemuda Muhammadiyah Surabaya menyatakan dukungan program-program inovatif Bakal Pasangan Calon Petahana Pilwali Surabaya Eri Cahyadi-Armuji.

Dukungan itu dinyatakan oleh para pemuda Muhammadiyah, dalam acara Gala Dinner di Aula Balai Pemuda Surabaya, Kamis (19/9/2024).

Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya, Alfianur Rizal mengungkapkan komitmen organisasi tersebut dalam mendukung program pemerintah kota yang dinilai sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan.

Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai organisasi di bawah naungan Muhammadiyah seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyah, dan Hizbul Wathan.

“Malam ini kita berkumpul bersama keluarga besar Muhammadiyah untuk menyamakan persepsi, menyamakan semangat, bahwa bagaimana kemudian keluarga besar Muhammadiyah ini bisa bersama-sama mengawal program-program pemerintah, yang menyentuh dan sesuai dengan semangat almarhum yang diajarkan oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan,” ujar Alfianur Rizal.

Alfianur menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah Surabaya secara prinsip mendukung program-program yang baik dari pasangan tersebut.

Ia menggaris bawahi pentingnya melanjutkan berbagai program yang sudah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Surabaya.

“Ya, kita prinsipnya mendukung program-program yang baik dari Pak Wali Kota Mas Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji untuk kemudian bisa dilanjutkan di periode berikutnya," ujarnya.

Menurutnya, banyak sekali program yang sudah dirasakan bersama oleh masyarakat Surabaya. Beberapa diantaranya adalah tebus ijazah, program pemuda tangguh, bedah rumah dan lain sebagainya.

Sementara itu menanggapi adanya fenomena politik “kotak kosong” di Surabaya, Alfianur Rizal menekankan bahwa meskipun memilih kotak kosong adalah hak masing-masing individu, namun ia mengingatkan warga Surabaya untuk berpikir secara realistis terkait dampak dari keputusan tersebut.

Ia menjelaskan, memilih kotak kosong seperti memilih "kucing dalam karung", yang berarti tidak mengetahui siapa yang akan menjadi pemimpin kota ke depan.

“Terkait kotak kosong, saya rasa itu hak masing-masing. Tapi bagaimana kita mampu melihat secara realita, bahwa ketika kita memilih kotak kosong, tentunya ada konsekuensi yang harus diterima oleh warga Surabaya," ujarnya.

Baginya, memilih kotak kosong seperti halnya memilih kucing dalam karung, artinya masyarakat tidak tahu siapa yang akan menjadi pemimpin Kota Surabaya ke depan.

"Jadi, kami tentu memilih yang pasti-pasti saja. Makanya semangat kami adalah pasti Eri-Armuji,” tutup Alfianur.

Baca Juga: Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.