Sabtu, 07 Nov 2026 21:41 WIB

Tiga Srikandi di Pilgub Jatim 2024, Begini Tanggapan Dosen UNAIR

Khofifah-Risma-Luluk
Khofifah-Risma-Luluk

selalu.id - Masyarakat Indonesia akan menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak pada 27 November 2024 mendatang. Momen ini menjadi ajang kontestasi bagi para calon gubernur, bupati, walikota, serta pasangan wakilnya.

Menariknya, pada Pilkada Provinsi Jawa Timur (Jatim) kali ini, seluruh kandidat calon gubernur merupakan tokoh perempuan. Diantaranya yakni Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, dan Luluk Nur Hamidah. Menurut beberapa pakar, hal ini menunjukkan perkembangan positif dalam kesetaraan gender di dunia kepemimpinan di Indonesia.

Melalui FISIP Statement, dosen Ilmu Politik FISIP UNAIR, Febby Risti Widjayanto SIP MSc menanggapi fenomena tiga srikandi Jatim yang akan berkontestasi pada pilkada mendatang tersebut.

Febby mengungkapkan, bahwa terdapat peningkatan keterwakilan perempuan dalam Pilkada Jatim. Hal ini disebabkan oleh peningkatan Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi di Jatim.

Sementara, IPG Provinsi Jatim pada tahun 2022 mencatatkan nilai 92,08 sementara angka nasional berada di 91,63. Tingginya tren IPG ini turut menunjukkan peningkatan aspirasi yang bermuara menjadi partisipasi politik perempuan, baik aktif maupun pasif.

"IPG ini juga mengukur partisipasi perempuan dalam aktivitas perekonomian. Artinya, peranan perempuan untuk berdaya secara ekonomi mendorong kemunculan kelas menengah yang memiliki aspirasinya sendiri terhadap perpolitikan daerah," ujar Febby kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Rabu (18/9/2024).

Faktor lainnya, lanjut Febby mengatakan, adalah peningkatan partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi. Secara nasional, Angka Partisipasi Kasar (APK) perempuan dalam pendidikan tinggi lebih besar, yakni 33,87 persen dibandingkan dengan laki-laki yang berada di angka 29,12 persen. Hal ini menandakan jumlah perempuan yang memiliki kualifikasi untuk jabatan publik, juga semakin banyak. 

Sekadar diketahui, kontestasi tiga srikandi Jatim menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk ikut serta dalam kontestasi jabatan publik selama memiliki kapasitas kepemimpinan yang memadai. Menurut Febby, hal ini akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemimpin perempuan.

Meski demikian, Febby juga menyoroti sejumlah tantangan yang harus dihadapi pemimpin perempuan. Tiga tantangan utama tersebut adalah sumber daya material, stigma secara kultural, dan beban ganda.

Dijelaskannya, pemimpin perempuan seringkali terkendala oleh sumber daya finansial. Mereka memiliki tanggung jawab untuk berdaya secara ekonomi dan memanfaatkan modal sosial yang dimiliki.

Di sisi lain, stigma yang meragukan kemampuan kepemimpinan perempuan dan beban ganda antara pekerjaan rumah tangga dan karir turut menjadi tantangan tersendiri. "Langkah untuk mengatasi ini adalah pembagian peran yang adil di dalam rumah tangga serta memperjuangkan kebijakan yang lebih pro pada kesetaraan gender. Seperti penyediaan fasilitas 'daycare' yang lebih terjangkau," terangnya.

Lantaran begitu, Dosen Ilmu Politik FISIP UNAIR itu juga menyampaikan bahwa fenomena tiga srikandi Jatim merupakan sinyal penyampai pesan yang baik terhadap perpolitikan daerah dan nasional. Menurutnya, Indonesia akan menyaksikan lebih banyak perempuan menduduki jabatan publik di masa depan. 

Baca Juga: 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.