Selasa, 03 Feb 2026 22:32 WIB

Soroti Infrastruktur Gresik-Tuban, Begini Strategi Risma Dorong Ekonomi Tumbuh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 17 Sep 2024 19:44 WIB
Risma dalam Rakercabsus
Risma dalam Rakercabsus

selalu.id - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini, melihat potensi besar yang ada di Kabupaten Tuban, khususnya di sektor ekonomi dan perikanan.

Namun, dia juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Gresik dan Tuban saat ini masih belum memadai untuk mendukung kemajuan kedua wilayah tersebut.

Risma mengatakan beberapa jalur di jalanan Tuban masih terhambat karena kondisi lalu lintas yang padat.

“Di Tuban sangat padat, dan Lamongan juga sama. InsyaAllah, kita siap membangun jalan yang menghubungkan Gresik hingga Tuban," ujar Risma di acara Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDIP Kabupaten Tuban, Selasa (17/9/2024).

Risma mengungkapkan, selama dirinya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, ia telah banyak membangun jalan baru, seperti Middle East Ring Road dan Frontage Road, yang memfasilitasi kelancaran lalu lintas di Surabaya.

"Total panjang jalan yang saya bangun mencapai 1.033 kilometer, semua dananya dari APBD," ungkapnya.

Pembangunan jalan baru yang diusulkan Risma untuk menghubungkan Gresik dan Tuban diproyeksikan akan memangkas waktu tempuh serta meningkatkan efisiensi distribusi produk industri dan hasil bumi.

Gresik, sebagai kawasan industri utama, dan Tuban, sebagai wilayah pesisir strategis, dinilai akan lebih mudah terhubung dengan adanya infrastruktur yang memadai.

"Kita ingin memastikan semua daerah terhubung dengan baik, sehingga pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur bisa merata," tegas Risma, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Sosial pada periode 2020-2024.

Selain membahas rencana infrastruktur, Risma menekankan pentingnya meningkatkan akses ke wilayah-wilayah dengan potensi ekonomi yang besar namun masih terkendala oleh keterbatasan infrastruktur.

Sebelum menghadiri Rakercabsus, Risma bertemu dengan beberapa kelompok masyarakat di Tuban, termasuk para wali santri dan nelayan.

Ia mencatat berbagai keluhan yang disampaikan para nelayan, terutama terkait kurangnya pelabuhan perikanan yang modern dan memadai.

Risma menyadari potensi perikanan di Tuban yang besar namun belum tergarap maksimal. Oleh karena itu, jika terpilih menjadi gubernur, ia berencana membuat program pendidikan kejuruan setara SMA yang berfokus pada bidang perikanan.

"InsyaAllah, kita hanya butuh lahan, dan kita akan membangun SMA perikanan yang modern, supaya anak-anak kita tertarik untuk menekuni bidang perikanan," tutupnya.

Baca Juga: Hadapi Maraknya Korupsi, PDIP Perkuat Sistem Antipolitik Uang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.