Selasa, 03 Feb 2026 03:54 WIB

Poling Pilwali Surabaya di Medsos: 73 Persen Warganet Pilih Kotak Kosong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Sep 2024 10:11 WIB
Poling di media sosial Instagram Lovesuroboyo
Poling di media sosial Instagram Lovesuroboyo

selalu.id - Gerakan Menangkan Bumbung kosong atau kotak kosong di Pilwali Surabaya terus menggelinding. Setelah muncul seruan dan rencana deklarasi, kini salah satu media sosial bercentang biru Lovesuroboyo membuat poling kepada warganet untuk memilih pasangan Eri-Armuji atau kotak kosong.

Poling yang dibuka pada kolom komentar dalam postingannya yang berjudul "Pilwali Surabaya: Eri-Armuji Didukung Semua Parpol Lawan Kotak Kosong" tersebut diikuti oleh 6.873 warganet.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Eri Cahyadi-Kotak Kosong? Karena hanya ada satu pasang calon di Pilwali Kota. Maka pendaftaran calon diperpanjang oleh KPU lagi 2-4 September 2024. Ayo daftaro rek sek onok waktu, jadi awakmu bakal pilih ndi?," tulis caption di postingan tersebut.

Hasilnya cukup mengejutkan, setelah diunggah dua hari, poling pada postingan tersebut diserbu warganet. Tercatat hingga Senin (2/9/2024) pukul 09.55 WIB, poling tersebut diikuti oleh 6.873 warganet.

Belum diketahui, seberapa besar akun yang mengikuti poling tersebut real atau annonim. Namun hasilnya cukup mengejutkan, hanya 27 persen warganet memilih pasangan Eri-Armuji, sementara 73 Persen sisanya memenangkan kotak kosong.

Meski masih berjalan, poling yang memenangkan kotak kosong sebanyak 73 Persen tersebut dibubuhi dengan berbagai komentar yang menginginkan kemenangan kotak kosong.

"Lek sampai seng menang kotak kosong, berarti itu jawaban Warga Kota Surabaya selama ini atas kinerja beliau yang lalu," salah satu komentar warganet.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Semoga menang kotak kosong 99 persen," disusul komentar warganet lainnnya.

Sementara itu, Anggota Divisi Teknis dan Penyelengaraan KPU Jatim Choirul Umam menyampaikan mekanisme kotak kosong jika adanya calon tunggal di pilkada. Ia menyebut, nantinnya surat suara gambarnya ada dua kotak.

"Satu kotak bergambar paslonnya, satu kotak bergambar paslon kosong tidak ada gambar," kata Choirul Umam, Senin (2/9/2024).

Choirul Umam, merujuk tahun 2020, pengundian itu kanan atau kiri. Namun, untuk pilkada ini masih belum diketahui juknisnya bagaimana cara penentuan apakah semua paslon tunggal ini ditaruh sebelah kiri atau kanan kita belum tahu.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Yang jelas kalau paslon tunggal penghitungan kemenangannya atau paslon dianggap menang harus memenuhi 50% lebih kemenangan. Kalau misalnya kurang dari 50%, maka nanti dinyatakan bahwa selama 5 tahun ke depan itu dipimpin oleh Penjabat (Pj), pelaksanaan pilkada akan dilakukan pada periode selanjutnya," jelasnya.

Hal itu sesuai PKPU UU 10 tahun 2016 mengakomodir pilkada serentak 2020.

"Tetapi di UU Pemda ada ketentuan bahwa pelaksanaan pilkada itu dilaksanakan 5 tahun sekali," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.