Kamis, 04 Jun 2026 11:39 WIB

Siapkan Kedatangan PMI, Menhub Budi Karya Kunjungi Asrama Haji dan Juanda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Des 2021 14:28 WIB
Menhub Budi karya saat di Asrama Haji Surabaya
Menhub Budi karya saat di Asrama Haji Surabaya

selalu.id - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia meninjau Asrama Haji Surabaya, untuk memastikan fasilitas karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), Minggu (26/12/2021). Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron yang sedang gencar dilakukan Pemerintah.

Mentri perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan bahwa Surabaya adalah tempat transit datangnya para PMI dari Bandara Juanda.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Jakarta sekarang setiap hari sudah menerima lebih dari 3000 PMI. Sebanyak 30 persen PMI di Indonesia berasal dari Jatim, Jateng dan NTB," ujar Menhub Budi Karya.

Sebelum ke Asrama Haji, Budi meninjau ke Bandara Juanda. Ia menyampaikan, hasil asesmen di bandara Juanda sudah cukup baik. Ia menilai koordinasi antara Pangdam, Kapolda dan Pemprov Jatim juga sudah baik.

"Kedua, tempat karantina. Memang ada beberapa kualifikasi yang sudah disampaikan dari Kemenkes yang memang sudah melakukan evaluasi tentang Omicron," ungkapnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Kata dia, untuk varian Omicron ini satu kamar karantina bisa diisi dua orang. Pemprov Jatim telah sepakat menyediakan 1.500 kamar untuk isolasi PMI dan non PMI.

"Artinya kalau disini akan ada isolasi selama 10 hari, maka paling tidak 100 atau kalau jumlahnya bisa ditingkat 150. Artinya satu pesawat bisa mendarat di surabaya tidak perlu transit," jelasnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Nurcahyanto mengatakan pihaknya siap mengikuti arahan Pemerintah pusat dalam upaya pencegahan Covid-19 varian Omicron.

"Kami ikuti arahan utk memperbaiki rencana yang kami buat dengan seluruh instansi di Jatim. Kami didukung Kapolda, gubernur dan instansi terkait," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.