Kamis, 04 Jun 2026 14:39 WIB

Mantap! Hotel Midtown Surabaya Beri Pembekalan ke Barista Teman Tuli

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Agu 2024 20:39 WIB
Pembekalan kepada barista teman tuli di Surabaya
Pembekalan kepada barista teman tuli di Surabaya

selalu.id - Hotel Midtown memberi pembekalan delapan disabilitas teman tuli tentang program Midtown Connect bertajuk “Kopi Tutur Rasa” untuk mencetak barista baru yang handal.

“Hadirnya Midtown Connect dicanangkan sebagai program untuk membangun ekosistem yang baik bukan hanya di wilayah internal manajemen hotel namun juga eksternal bersama masyarakat sekitar, seperti dengan teman disabilitas Tuli”, kata Donny Manuarva, Corporate General Manager Midtown Hotels Indonesia, Jumat (30/8/2024).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Donny menjelaskan, pembekalan ini digelar selama 5 hari mulai 19 – 23 Agustus 2024, Midtown Hotels Indonesia memberikan kelas pembekalan kepada teman Tuli dengan materi beragam tentang kopi.

Kata dia, melalui Pak Gantok pemilik Kroesel Coffee Academy, beliau mengenalkan ilmu dasar tentang sejarah kopi, pegenalan biji kopi hingga membuat minuman kopi dengan metode manual.

Berikutnya teman Tuli kembali diperkenalkan dengan mesin kopi yang banyak digunakan oleh café dan hotel. Mereka pun praktik membuat kopi secara langsung bersama barista senior hotel.

Mengolah biji kopi menjadi espresso sebagai hal basic untuk membuat menu kopi hingga modifikasi menjadi varian lainnya seperti cappuccino, coffee latte hingga kopi kekinian lainnya.

Selain pengenalan kopi, mereka juga mendapatkan materi yang tidak kalah pentingnya yaitu tentang service atau pelayanan kepada tamu dan pembeli.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Mereka diperkenalkan bagaimana harus bersikap profesional, berbusana rapih, bersolek yang tidak berlebihan hingga memberikan ekspresi yang ramah dengan senyuman yang tulus kepada semua tamu.

Dari pembekalan tersebut sangat terlihat antusias dan semangat yang tinggi dari semua teman Tuli dalam menerima materi, praktik serta memberikan tanggapan secara aktif seperti yang disampaikan oleh Dandi salah satu peserta teman Tuli yang ternyata adalah atlit renang dan kuliah jurusan pendidikan olah raga disalah satu universitas di Malang.

"Alhamdulillah, terimakasih sudah menemani saya belajar jadi barista, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi, dengan menggunakan gerakan tangan bahasa isyarat bisindo," ujarnya.

Secara resmi Kopi Tutur Rasa dibuka dengan 8 teman Tuli sebagai barista yang akan bekerja paruh waktu dan tersebar di 4 hotel yaitu Midtown Hotel Surabaya, Midtown Residence Surabaya, Crown Prince Surabaya dan Verwood Hotel & Serviced Residence Surabaya mulai bulan September hingga Desember 2024.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Di area lobi Hotel Midtown Residence Surabaya, acara launching Kopi Tutur Rasa diresmikan sekaligus menjadi agenda seremonial untuk membagikan sertifikat keikutsertaan kelas pelatihan yang sudah dilalui sebelumnya, pengenalan profil teman Tuli hingga memakaikan apron sebagai simbol selamat datang dan bergabung sebagai keluarga besar Midtown Hotels Indonesia kepada 8 barista Tuli Kopi Tutur Rasa yaitu Dandi, Rio, Dayyan, Akbar, Wijaya, Devi, Anya & Della.

Mr. Antoni Clark, Wakil Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, menjadi tamu VIP pertama yang mendapatkan kesempatan menikmati kopi buatan teman Tuli, Devi.

"Beliau merasa begitu terkesan dengan kehadiran teman Tuli sebagai barista disusul dengan teman Tuli lainnya menunjukkan kebolehannya dalam meracik menu kopi kepada tamu undangan," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.