Selasa, 21 Jul 2026 19:56 WIB

Ini Kandidat Kuat Wakil Risma di Pilgub Jatim 2024

Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id - Mantan Wali Kota Perempuan Pertama Surabaya, Tri Rismaharini sudah hampir dipastikan diusung PDIP untuk maju menjadi Calon Gubernur Jawa Timur 2024.

Pada palagan Pilgub Jatim 2024 ini, kandidat dari PDIP yang juga mendapat dukungan Hanura tersebut bakal bertarung melawan pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistiano Dardak yang diusung 15 partai, yakni PAN, Gerindra, Golkar, Demokrat, PPP, PSI, PKS, Perindo, Nasdem, Partai Buruh, Partai Gelora, PBB, PKN, Partai Garuda dan Partai Prima.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Komunikasi PDIP-PKB disebut tak berjalan mulus yang mengakibatkan kedua partai besar di Jatim tersebut memutuskan untuk mengusung calonya sendiri.

Meski digempur dengan koalisi gemuk KIM plus, PDIP tak gentar dengan mengeluarkan salah satu jagoannya Tri Rismaharini. Srikandi andalan PDIP tersebut membuat kader banteng kembali bergairah. Risma dianggap lawan yang dapat meladeni elektabilitas pasangan petahana.

Meski dalam beberapa survei elektabilitas Risma tertinggal jauh oleh Khofifah, namun hanya nama Risma yang selalu membayangi Khofifah dengan berada di urutan kedua, bahkan mengungguli Wakil Gubernur Emil Dardak.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Fakta masih tertinggal secara elektabilitas oleh Khofifah, membuat PDIP harus lebih cermat mencari pasangan pendamping Risma. Tentu dengan tujuan untuk mendongkrak suara. Pemilihan tokoh yang tepat dengan rekam jejak serta dapat merangkul kalangan tertentu sangat diperlukan. Terlebih tokoh tersebut dapat memecah suara dari pasangan petahana. Diketahui suara terbesar Khofifah berasal dari kalangan muslimat. Sedangkan Emil sudah tentu mendapat sokongan penuh dari Demokrat dimana dirinya menjadi Ketua DPD Jawa Timur.

Beberapa nama mencuat yang digadang menjadi pendamping Risma, diantaranya mantan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar, Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin atau Gus Ipin serta mantan Wali Kota Malang, Sutiaji, namun PDIP tak bergeming dan tetap merahasiakan pendamping Risma di Pilgub Jatim meski pendaftaran kurang satu hari lagi. Diketahui pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur ditutup pada Kamis (28/8/2024) pada pukul 23.59 WIB.

Baca Juga: PDIP Surabaya Wajibkan 40 Persen Pengurus Ranting dari Gen Z

Beredar informasi bahwa calon pendamping Risma di Pilgub Jatim bukanlah nama-nama yang sudah mencuat diatas. PDIP sendiri mengaku akan menyiapkan kejutan terkait sosok pendamping Risma tersebut. Disebutkan pendamping Risma bakal tidak jauh-jauh dari unsur hijau. Dalam hal ini entah dari partai berlatar warna hijau atau organisasi terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama. Sosok ini disebutkan berasal dari lingkungan pondok pesantren yang membuatnya karib disapa Gus. Ia pernah dekat dengan Khofifah dan termasuk sosok yang berjasa pada masa kampanye Khofifah pada pilgub lalu. Zahrul Azhar Asumta atau akrab disapa Gus Hans disebut sebagai kandidat pendamping Risma di Pilgub Jatim 2024

PDIP tidak mungkin bisa menutup peluang dinamika pasangan untuk Risma. Tapi mengingat tenggat waktu pendaftaran yang sudah ada di depan mata, rasanya sosok hijau yang penuh gairah ini, jadi jalan paling merah bagi partai banteng moncong putih itu. Mengaca pada gelaran Pilgub sebelumnya, sepertinya merah hijau akan kembali berlaga untuk kali kedua.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.