Kawal Putusan MK, Kader PDIP Heran Mahasiswa Surabaya Tak Turun ke Jalan
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 22 Agu 2024 17:50 WIB
selalu.id - Kader PDI Perjuangan Deni Wicaksono, menyindir mahasiswa Kota Surabaya yang tak terlihat turun ke jalan seperti di daerah-daerah lain dan melakukan aksi demo kawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas persyaratan pencalonan Pilkada 2024.
Deni mengatakan bahwa mahasiswa Surabaya disebut memilih sibuk mengurus ospek di kampus ketimbang bersuara soal dinamika kenegaraan yang ada.
Ia menilai mahasiswa Surabaya kurang merespon putusan Badan Legislatif yang dianggap mengangkangi putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Ini menarik juga entah sebab apa kawan kawan mahasiswa Surabaya terlihat kurang masif memberi dukungan ataupun sikap terhadap hasil keputusan MK dan baleg DPR RI kemarin," kata Deni,saat mengikuti aksi dan depan Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (22/8/2024).
Anggota DPRD Jatim itu menyebut justru beberapa kampus di luar Surabaya lebih antusias. Bahkan, meliburkan mahasiswanya agar mereka mengikuti aksi. Sementara di Kota Surabaya belum ada tanda-tanda pergerakan.
"Saya dengar di UGM, meliburkan mahasiswa dan mempersilakan turun ke jalan," katanya.
“Sebenarnya tidak ada alasan kemudian sibuk dengan ospek dan tidak bisa bersuara, karena ruang dan caranya sangat bisa dikompromikan. Yang penting sikap mahasiswa itu yang lebih penting,” tambahnya.
Deni berharap mahasiswa Surabaya mengikuti apa yang dilakukan kampus lain. Tak harus turun ke jalan, aksi dan sikap kritis juga bisa dilakukan lewat mimbar bebas.
"Saya harap di Surabaya kampus-kampus besar, yang memang masih sadar dan memiliki sikap kritis terhadap negara bisa melakukan hal yang sama. Tidak harus berkumpul di satu titik, bisa kemudian melakukan mimbar-mimbar besar dan menyuarakan itu di masing-masing kampus ya. Ospek bisa berjalan, sikap kritis terhadap negara juga masih bisa dilakukan," jelas Deni.
Lebih lanjut Deni menilai, dinamika yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia harusnya menjadi bahan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Surabaya dan Jawa Timur untuk memberi pemahaman kepada mahasiswa baru di dalam materi ospek. Sehingga, mahasiswa baru memiliki sikap kritis terhadap kondisi bangsa.
"Kalau perlu temen temen BEM ketika ospek dilatih kemudian diskusi, bersuara. Tidak harus berkumpul di suatu tempat. Tetapi kawan kawan BEM bisa melempar isu ini kepada mahasiswa mahasiswa baru yang sedang berkumpul di kampus," terang dia.
Baca Juga: Hadapi Maraknya Korupsi, PDIP Perkuat Sistem Antipolitik Uang
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-7866-kawal-putusan-mk-kader-pdip-heran-mahasiswa-surabaya-tak-turun-ke-jalan
