Rabu, 30 Sep 2026 16:18 WIB

Kawal Putusan MK, Kader PDIP Heran Mahasiswa Surabaya Tak Turun ke Jalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 22 Agu 2024 17:50 WIB
Kader PDI Perjuangan Deni Wicaksono
Kader PDI Perjuangan Deni Wicaksono

selalu.id - Kader PDI Perjuangan Deni Wicaksono, menyindir mahasiswa Kota Surabaya yang tak terlihat turun ke jalan seperti di daerah-daerah lain dan melakukan aksi demo kawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas persyaratan pencalonan Pilkada 2024.

Deni mengatakan bahwa mahasiswa Surabaya disebut memilih sibuk mengurus ospek di kampus ketimbang bersuara soal dinamika kenegaraan yang ada.

Ia menilai mahasiswa Surabaya kurang merespon putusan Badan Legislatif yang dianggap mengangkangi putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ini menarik juga entah sebab apa kawan kawan mahasiswa Surabaya terlihat kurang masif memberi dukungan ataupun sikap terhadap hasil keputusan MK dan baleg DPR RI kemarin," kata Deni,saat mengikuti aksi dan depan Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (22/8/2024).

Anggota DPRD Jatim itu menyebut justru beberapa kampus di luar Surabaya lebih antusias. Bahkan, meliburkan mahasiswanya agar mereka mengikuti aksi. Sementara di Kota Surabaya belum ada tanda-tanda pergerakan.

"Saya dengar di UGM, meliburkan mahasiswa dan mempersilakan turun ke jalan," katanya.

“Sebenarnya tidak ada alasan kemudian sibuk dengan ospek dan tidak bisa bersuara, karena ruang dan caranya sangat bisa dikompromikan. Yang penting sikap mahasiswa itu yang lebih penting,” tambahnya.

Deni berharap mahasiswa Surabaya mengikuti apa yang dilakukan kampus lain. Tak harus turun ke jalan, aksi dan sikap kritis juga bisa dilakukan lewat mimbar bebas.

"Saya harap di Surabaya kampus-kampus besar, yang memang masih sadar dan memiliki sikap kritis terhadap negara bisa melakukan hal yang sama. Tidak harus berkumpul di satu titik, bisa kemudian melakukan mimbar-mimbar besar dan menyuarakan itu di masing-masing kampus ya. Ospek bisa berjalan, sikap kritis terhadap negara juga masih bisa dilakukan," jelas Deni.

Lebih lanjut Deni menilai, dinamika yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia harusnya menjadi bahan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Surabaya dan Jawa Timur untuk memberi pemahaman kepada mahasiswa baru di dalam materi ospek. Sehingga, mahasiswa baru memiliki sikap kritis terhadap kondisi bangsa.

"Kalau perlu temen temen BEM ketika ospek dilatih kemudian diskusi, bersuara. Tidak harus berkumpul di suatu tempat. Tetapi kawan kawan BEM bisa melempar isu ini kepada mahasiswa mahasiswa baru yang sedang berkumpul di kampus," terang dia.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pipa PDAM di Surabaya Sering Jebol Gegara Proyek Drainase, Biaya Perbaikan Ditanggung PAM

Sepanjang 2026, sedikitnya 110 titik pipa milik PAM Surya Sembada terdampak pengerjaan saluran air.

Tiga Anggota DPRD Kader Gerindra di Jatim Terjaring Razia Narkoba di Hotel Surabaya

Ketiga legislator tersebut yakni anggota DPRD Malang dan satu DPRD Banyuwangi.

GSJT Protes Barcode Solar Bersubsidi, Ratusan Truk Towing Padati Surabaya

Kelangkaan stok serta prosedur yang berbelit membuat pengisian bahan bakar menjadi tidak menentu.

Tongkat Komando Polres Pasuruan Beralih ke AKBP Irawan Setyono, Ini Pesan Kapolda Jatim

AKBP Irawan Setyono sebelumnya menjabat Kasubbagbinfung Bagrenmim Divpropam Polri.

Polda Jatim Ungkap 1.869 Kasus Narkoba, Ringkus 2.381 Tersangka di Triwulan III

Peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius di wilayah Jawa Timur.

Ini Cara Nonton Film Jepang, Drama Korea hingga Indonesia di Yandex RU Browser Tanpa VPN 

Yandex Browser adalah peramban yang dikembangkan perusahaan teknologi asal Rusia.