Minggu, 06 Sep 2026 23:11 WIB

Diduga Ada Pemaksaan Lepas Jilbab Paskibraka, HMI: Mencederai Pancasila

Bendahara Umum PB HMI, Rifqi Hamdani
Bendahara Umum PB HMI, Rifqi Hamdani

selalu.id - Polemik pelepasan jilbab Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Tahun 2024 terus bergulir dan menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Bendahara Umum PB HMI, Rifqi Hamdani, turut mengecam tindakan yang diduga didalangi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini.

"Kami mengecam tindakan yang dilakukan dan diduga didalangi oleh BPIP ini karena telah mencederai ideologi Pancasila itu sendiri. Dimana sila pertama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa," tegas Rifqi Hamdani.

Kecaman ini muncul setelah terungkapnya fakta bahwa sejumlah anggota Paskibraka Putri dari berbagai daerah, termasuk Aceh, yang biasanya berjilbab, tampil tanpa hijab di kepala mereka saat bertugas.

Aktivis Dayah (pesantren) Aceh Tgk Mustafa Woyla, juga mengkonfirmasi bahwa anggota Paskibraka Putri asal Aceh yang sebelumnya berjilbab, kini tampil tanpa jilbab. "Saat kami mengonfirmasi kepada daerah lain yang juga Paskibraka putrinya berhijab, mereka mengalami kondisi yang sama," ungkap Woyla.

Kecaman dan protes dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi hingga guru di beberapa sekolah, ramai bermunculan di jejaring sosial media.

Tindakan BPIP yang diduga memaksa Paskibraka Putri melepas jilbab ini dinilai sangat bertentangan dengan semangat keberagaman dan toleransi yang dijunjung tinggi oleh Pancasila.

"BPIP seharusnya menjadi garda terdepan dalam membina dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, bukan malah mencederainya," pungkas Rifqi Hamdani.


Baca Juga: DPRD Minta Evaluasi Seleksi Paskibra Usai Insiden Bendera Terbalik di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.