Kamis, 04 Jun 2026 11:43 WIB

Diduga Ada Pemaksaan Lepas Jilbab Paskibraka, HMI: Mencederai Pancasila

Bendahara Umum PB HMI, Rifqi Hamdani
Bendahara Umum PB HMI, Rifqi Hamdani

selalu.id - Polemik pelepasan jilbab Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Tahun 2024 terus bergulir dan menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Bendahara Umum PB HMI, Rifqi Hamdani, turut mengecam tindakan yang diduga didalangi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini.

"Kami mengecam tindakan yang dilakukan dan diduga didalangi oleh BPIP ini karena telah mencederai ideologi Pancasila itu sendiri. Dimana sila pertama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa," tegas Rifqi Hamdani.

Kecaman ini muncul setelah terungkapnya fakta bahwa sejumlah anggota Paskibraka Putri dari berbagai daerah, termasuk Aceh, yang biasanya berjilbab, tampil tanpa hijab di kepala mereka saat bertugas.

Aktivis Dayah (pesantren) Aceh Tgk Mustafa Woyla, juga mengkonfirmasi bahwa anggota Paskibraka Putri asal Aceh yang sebelumnya berjilbab, kini tampil tanpa jilbab. "Saat kami mengonfirmasi kepada daerah lain yang juga Paskibraka putrinya berhijab, mereka mengalami kondisi yang sama," ungkap Woyla.

Kecaman dan protes dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi hingga guru di beberapa sekolah, ramai bermunculan di jejaring sosial media.

Tindakan BPIP yang diduga memaksa Paskibraka Putri melepas jilbab ini dinilai sangat bertentangan dengan semangat keberagaman dan toleransi yang dijunjung tinggi oleh Pancasila.

"BPIP seharusnya menjadi garda terdepan dalam membina dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, bukan malah mencederainya," pungkas Rifqi Hamdani.


Baca Juga: DPRD Minta Evaluasi Seleksi Paskibra Usai Insiden Bendera Terbalik di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.