Sabtu, 07 Nov 2026 12:51 WIB

Kembangkan Energi Terbarukan, PLN Pasok Listrik PLTP Ijen

PLTP Ijen
PLTP Ijen

selalu.id - Dukung pengembangan energi terbarukan, PT PLN (Persero) suplai kelistrikan daya 1.730 kVA di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen untuk mendukung tes komisioning pembangkit tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan ketersediaan dan keandalan pasokan listrik berbasis energi ramah lingkungan.

Tes komisioning ini merupakan tahapan penting sebelum pembangkit tersebut beroperasi penuh dan memasok listrik ke jaringan utama. PLTP Ijen rencananya akan beroperasi penuh pada akhir tahun 2024. Sebelumnya, PLN sudah mendukung Pembangunan PLTP Ijen dengan daya 197 kVA.

Pembangkit yang berasal dari panas bumi Ijen ini rencana memiliki daya mampu sebesar 34 MW dan akan membantu memenuhi kebutuhan energi di Sistem kelistrikan Jawa Madura Bali (Jamali). PLTP Ijen merupakan pembangkit panas bumi pertama di Jawa Timur.

"Energi terbarukan merupakan solusi sumber energi untuk mencapai bauran energi terbarukan mencapai 23 persen pada tahun 2025. Salah satunya melalui panas bumi ini yang bisa mendongkrak suplai listrik nasional karena sisi produksinya juga diperkirakan akan berlangsung lama, sebab senyawa air panas yang dipakai menghasilkan energi itu dikembalikan ke perut bumi," terang General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Agus Kuswardoyo kepada selalu.id, Selasa (23/7/2024).

Untuk sistem kelistrikan Jawa Timur saat ini disuplai oleh pembangkit energi terbarukan berasal dari pembangkit listrik tenaga air, gas, minihidro, mikrohidro, surya dan sampah. Agus memaparkan untuk suplai pembangkit hijau di Jawa Timur terbesar Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 46,24 persen, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebesar 14,40 persen dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) sebesar 6,59 persen.

"PLTA saat ini masih merupakan penyumbang terbesar energi hijau di Jawa Timur. Sementara untuk kepulauan di Jawa Timur yang terletak sebagian besar di wilayah Madura telah kami listriki total 39 pulau dari total 43 pulau berpenghuni," papar Agus.

Dalam Rencana Usaha Penyelenggaraan Tenaga Listrik (RUPTL), Jawa Timur memiliki potensi pengembangan panas bumi sebesar 362 MWe (Mega Watt elektrik) yang tersebar di 12 lokasi yaitu Melati Pacitan, Rejosari Pacitan, Telaga Ngebel Ponorogo, Gunung Pandan Madiun, Gunung Arjuno - Welirang, Cangar, Songgoriti, Tirtosari Sumenep, Argopuro Probolinggo, Tiris - Gunung Lamongan Probolinggo, Gunung Wilis dan Blawan - Ijen Bondowoso. Selain itu, Jawa Timur juga memiliki potensi pengembangan energi terbarukan dari angin dan tenaga surya sebesar 460 MW sementara untuk minihidro serta mikrohidro sebesar 1.142 MW.

Baca Juga: Lagi Ramai Pemadaman Listrik, DPRD Jatim Minta Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Cara Cepat Cairkan Bansos PKH 2026, Cukup Lakukan Cara Simple Ini

Nantinya, sistem akan menampilkan informasi seputar penerima bansos di seluruh wilayah yang terdata. Dan kemudian akan segera dicairkan.

PIWK di 18 Kecamatan, Bupati Sidoarjo Subandi Tekankan Kecepatan dan Kualitas Perbaikan Jalan

Program yang dijalankan di 18 kecamatan ini jadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendekatkan pelayanan infrastruktur kepada masyarakat.

Harga Emas Antam Hari Ini: Beli dan Jual Kompak Turun, Ini Rincian Lengkapnya 

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Kebaikan Datang, Siapkan Ide untuk Bisnismu

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Semua diulas lengkap.

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.