Selasa, 21 Jul 2026 19:43 WIB

Pajak Kendaraan Bermotor Sumbang PAD Pemkot Surabaya hingga Rp1.2 T

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 18 Jul 2024 12:36 WIB
Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya

selalu.id -Pemkot Surabaya menyebut Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,2 triliun diperoleh hanya dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan sumber PAD dari PKB itu telah disetujui sebagai bagian dari Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kota Surabaya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Nantinya, anggaran tersebut juga  akan dialokasikan untuk berbagai proyek pembangunan, termasuk perbaikan jalan dan pengaspalan.

Sebab, dalam pengajuan KUA-PPAS untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025, Pemkot Surabaya mengajukan Rp11,2 triliun pada saat rapat Badan Anggaran (Banggar), yang kemudian terkoreksi menjadi Rp11,9 triliun.

"Alhamdulillah, KUA-PPAS ini sudah menjadi nota kesepakatan dan akan diteruskan ke Banggar. Surat yang kami kirimkan akan dibahas dan diteruskan oleh Banggar," kata Eri, Kamis (18/7/2024).

Eri menjelaskan, penerimaan anggaran dari PKB yang semula berpusat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, kini dapat dinikmati oleh Pemkot Surabaya, memberikan dorongan signifikan terhadap anggaran Kota Surabaya.

Hal itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"PKB sebesar Rp 1,2 triliun ini masih bisa bertambah. Penerimaan ini akan digunakan untuk belanja modal seperti pembangunan jalan dan pengaspalan," ujarnya.

"Sebelumnya, hanya 30 persen dari PKB yang masuk, sedangkan 70 persen lainnya tidak masuk ke APBD Kota Surabaya. Dengan tambahan ini, kami bisa memperbaiki jalan-jalan yang dilalui kendaraan berat seperti truk," imbuh Eri.

Lebih lanjut, Eri menegaskan pentingnya pemetaan jalan untuk menentukan tanggung jawab pemerintah kota, provinsi, dan nasional dalam perbaikan infrastruktur. Sebab, dari sisi warga Surabaya, sebagian besar permasalahan di jalan, selalu mengadu ke Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

"Masyarakat Surabaya biasanya bertanya kepada Wali Kota, ketika terjadi banjir atau kerusakan jalan. Dengan dana ini, kami akan memaksimalkan perbaikan jalan-jalan di Kota Surabaya," tegasnya.

Terkait bidang pendidikan, Eri mengungkapkan rencana penambahan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di wilayah-wilayah yang kekurangan sekolah. Namun, rencana tersebut akan berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) baik negeri maupun swasta terlebih dahulu.

"Ternyata ada wilayah-wilayah yang kekurangan sekolah. Jumlah murid yang akan masuk jauh lebih besar dari kapasitas yang ada. Oleh karena itu, kami akan menambah SMP baru di wilayah-wilayah padat seperti Sawahan," tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.