Jumat, 06 Nov 2026 16:48 WIB

Beberapa Pj Kepala Daerah di Jatim Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Jul 2024 11:56 WIB
Foto: Pj. Adhy Karyono
Foto: Pj. Adhy Karyono

selalu.id – Terkait dengan pengunduran diri tiga Penjabat (Pj) Bupati/Wali Kota di Jawa Timur karena maju dalam kontestasi Pilkada serentak 2024, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono membenarkan adanya pengunduran tersebut.

"Memang benar ada tiga yang mengundurkan diri. Suratnya sudah saya terima. Ketiganya Pj Bondowoso, Jombang dan Magetan," ujarnya, Selasa (16/7/2024).

Selain tiga Penjabat tersebut, Adhy juga menambahkan, Pj Kota Malang juga mengajukan pengunduran diri namun sampai sekatang suratnya masih belum diterima. "Kota Malang juga mengajukan. Tapi suratnya belum saya terima," sebutnya.

Adhy Karyono pun tidak menyebut siapa pengganti Pj Bupati/Walikota yang mengundurkan diri. "Rahasia dong," cetus Adhy saat dimintai keterangan.

Sekadar diketahui, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah menegaskan bahwa Pj Kepala Daerah wajib mundur dari jabatannya jika maju dalam Pilkada serentak yang tertuang dalam surat nomor 100.2.1.3/2341/SJ yang ditandatangani Komjen Pol Drs Tomsi Thohir, selaku Plt Sekretaris Jenderal Kemendagri.

Batas waktu pengunduran diri bagi Pj Kepala Daerah ini paling lambat 40 hari sebelum tanggal pendaftaran pasangan calon.

Baca Juga: Apel Siaga Bencana di Jatim, Irjen Dekananto: Musim Hujan Diprediksi Datang Lebih Lambat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Nasdem Setuju Pemprov Sisihkan Dana 600 Miliar Lewat Skema Dana Ditanggung Bersama

Pengumpulan dana dilakukan bertahap selama 3 tahun anggaran.

DPRD Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam dan Percepat Relokasi Warga Rawan Banjir Lahar Semeru

selalu.id — Anggota DPRD Jawa Timur Lailatul Qodriyah meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur mitigasi bencana Gunung Semeru, m

Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru

Infrastruktur tersebut dirancang mengalirkan debit air hingga 23 meter kubik per detik.

DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

Kondisi tersebut menjadi perhatian Komisi D DPRD Surabaya saat membahas RAPBD 2027 bersama jajaran OPD.

Antisipasi Bencana, Sidoarjo Perkuat Kesiapsiagaan di 4 Kecamatan

BPBD Sidoarjo mencatat sedikitnya 13 hingga 14 desa di sejumlah kecamatan masuk dalam wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih se

Top 5 Berita: Pencegahan Korupsi hingga BSU 900 Ribu

Pembaca banyak tertarik pemberitaan pemerintahan, peristiwa dan hukum kriminal.