Minggu, 20 Sep 2026 21:58 WIB

Beberapa Pj Kepala Daerah di Jatim Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Jul 2024 11:56 WIB
Foto: Pj. Adhy Karyono
Foto: Pj. Adhy Karyono

selalu.id – Terkait dengan pengunduran diri tiga Penjabat (Pj) Bupati/Wali Kota di Jawa Timur karena maju dalam kontestasi Pilkada serentak 2024, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono membenarkan adanya pengunduran tersebut.

"Memang benar ada tiga yang mengundurkan diri. Suratnya sudah saya terima. Ketiganya Pj Bondowoso, Jombang dan Magetan," ujarnya, Selasa (16/7/2024).

Selain tiga Penjabat tersebut, Adhy juga menambahkan, Pj Kota Malang juga mengajukan pengunduran diri namun sampai sekatang suratnya masih belum diterima. "Kota Malang juga mengajukan. Tapi suratnya belum saya terima," sebutnya.

Adhy Karyono pun tidak menyebut siapa pengganti Pj Bupati/Walikota yang mengundurkan diri. "Rahasia dong," cetus Adhy saat dimintai keterangan.

Sekadar diketahui, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah menegaskan bahwa Pj Kepala Daerah wajib mundur dari jabatannya jika maju dalam Pilkada serentak yang tertuang dalam surat nomor 100.2.1.3/2341/SJ yang ditandatangani Komjen Pol Drs Tomsi Thohir, selaku Plt Sekretaris Jenderal Kemendagri.

Batas waktu pengunduran diri bagi Pj Kepala Daerah ini paling lambat 40 hari sebelum tanggal pendaftaran pasangan calon.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.