Rabu, 30 Sep 2026 06:26 WIB

Pemkot Surabaya Targetkan Pembangunan Dakel Tuntas Juli 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Jun 2024 10:11 WIB
Pembangunan kampung dengan Dana Kelurahan
Pembangunan kampung dengan Dana Kelurahan

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terus melakukan pengecekan saluran, rumah tidak layak huni (rutilahu), pavingisasi, hingga penerangan jalan umum (PJU) di perkampungan.

Tujuannya adalah untuk memastikan, pembangunan yang diusulkan warga yang dikerjakan menggunakan dana kelurahan (dakel) telah terealisasi.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, semua pembangunan yang diusulkan warga dan dikerjakan menggunakan dakel Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023, sudah tercapai seluruhnya. Sementara itu, pembangunan yang dikerjakan menggunakan dakel APBD tahun 2024, sudah hampir 98 persen.

“Jadi alhamdulillah sudah 98 persen, sudah hampir selesai semuanya, yang menyelesaikan KTPR (Kelompok Teknis Perbaikan Rumah) dan pavingnya juga dari Padat Karya. Kemudian salurannya u-ditch-nya juga dari Padat Karya,” kata Wali Kota Eri, Jumat (21/6/2024).

Ia memastikan, semua usulan warga di perkampungan yang dikerjakan pada tahun ini segera tuntas seluruhnya. Ia menargetkan, usulan-usulan yang dikerjakan menggunakan dakel APBD 2024 bisa selesai di Juli mendatang.

“Target selesainya itu, harusnya di bulan Juni. Tapi kalau ada (yang belum selesai) satu, dua titik, maka Juli. Karena apa, dia (KTPR) tidak bisa mengerjakan sebelumnya, baru bisa dikerjakan awal bulan (Juni). Yang terpenting, nanti ketika musim hujan, (saluran) itu sudah harus bisa menampung, karena yang dikerjakan hari ini adalah kampung yang ada genangan airnya,” paparnya.

Wali kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu berharap, prioritas penanganan banjir di perkampungan ini dapat memberikan dampak positif bagi warga. Maka dari itu, sampai dengan hari ini, ia terlebih dahulu menuntaskan masalah banjir di perkampungan, kemudian dilanjutkan penanganan banjir di jalan besar.

“Insyaallah yang di jalan-jalan itu juga sudah banyak yang kita kerjakan, karena kalau anggarannya bebarengan kan tidak cukup. Maka dari itu, saya selesaikan dulu yang di perkampungan-perkampungan itu, baru di jalan-jalan besar,” ujar Cak Eri.

Bukan hanya penanganan masalah banjir dan genangan, Cak Eri juga ingin, seluruh kampung di Surabaya sudah dilengkapi dengan penerangan yang memadai menggunakan PJU. Maka dari itu, ia meminta kepada camat, lurah, RT, dan RW untuk mengusulkan apa saja yang dibutuhkan di masing-masing kampungnya.

Setelah semua usulan itu dimasukkan ke dalam daftar, kemudian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan pemetaan tempat mana saja yang menjadi prioritas. “Nah, nanti akan kita petakan mana yang prioritas mana yang bukan. Kalau sudah terpetakan semua, harapan saya sudah selesai semua di tahun 2025, yang namanya saluran, paving, dan sebagainya,” terangnya.

Setelah semua itu selesai, selanjutnya Cak Eri akan melakukan pemasangan kamera CCTV di seluruh perkampungan di Kota Surabaya. Tujuannya, agar setiap perkampungan dan jalan-jalan besar di Kota Surabaya dapat terpantau dan terjamin keamanannya.

“Saya berharapnya, kalau sudah selesai semua paving, saluran, dan sebagainya, sudah nggak banjir, setelah itu kita konsen ke CCTV. Jadi nanti seluruh perkampungan dan titik jalan di Kota Surabaya sudah harus tercover dengan CCTV,” pungkasnya.

Baca Juga: Cegah Pungli, Pemkot Surabaya Buka Skema Bantuan Seragam Lewat BOPDA

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.

Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau selalu waspada dengan segala bentuk modus kejahatan.