Rabu, 29 Jul 2026 15:08 WIB

Eri Minta Inspektorat Usut Proyek Maut Depan Plaza Marina, Ultimatum Kontraktor dan Dinas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 14 Jun 2026 13:07 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi takziah ke keluarga korban kecelakaan proyek di Margerejo Surabaya. (dok.Diskominfo Surabaya)
Wali Kota Eri Cahyadi takziah ke keluarga korban kecelakaan proyek di Margerejo Surabaya. (dok.Diskominfo Surabaya)

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengancam mencopot kepala dinas apabila hasil investigasi menemukan adanya kelalaian dalam pengamanan proyek saluran air yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia setelah terperosok ke lubang proyek di kawasan Margorejo Indah, depan Plaza Marina.

Pernyataan tegas itu disampaikan Eri saat bertakziah ke rumah duka almarhumah Laila Endriati di Jalan Kawatan VII, Kecamatan Bubutan, Sabtu (13/6/2026) malam.

Baca Juga: Aturan Baru Pemkot Surabaya soal Perlindungan Pemilik Kos dari Alamat KTP Penyewa

Diketahui korban meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 19.55 WIB.

Eri mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya akan melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan apakah standar operasional prosedur (SOP) pengamanan proyek telah dijalankan sesuai ketentuan.

“Seluruh proyek di Surabaya keamanannya harus sesuai dengan RKS dan penawarannya. Kalau sampai tidak dijalankan, berarti dinasnya tidak tepat. Saya copot itu kepala dinasnya. Saya tunggu hasil investigasi Inspektorat dalam tiga sampai empat hari ke depan,” kata Eri.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan masyarakat. Karena itu, kontraktor maupun jajaran dinas terkait akan dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti lalai.

“Pembangunan untuk menyelesaikan banjir boleh dijalankan, tapi tidak boleh mengorbankan nyawa warga Kota Surabaya,” tegasnya.

Baca Juga: Buntut Kasus Korupsi, Pemkot Surabaya Buka Seleksi Terbuka Dirut KBS Secara Nasional

Berdasarkan informasi yang diterima Eri dari keluarga korban, di lokasi proyek sebenarnya telah dipasang barrier atau pembatas. 

Namun pemasangannya tidak menutup seluruh area sehingga masih terdapat celah yang diduga menjadi penyebab sepeda motor korban masuk ke area galian.

“Kalau pengamanan proyek tidak dilakukan dan dinasnya diam saja, saya akan beri sanksi seberat-beratnya,” ujarnya.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Pasuruan, Berikut Daftar Korban Tewas dan Selamat

Dalam kesempatan tersebut, Eri juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas nama Pemerintah Kota Surabaya. Ia menegaskan bahwa langkah evaluasi dan investigasi dilakukan demi memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Untuk itu, Eri meminta masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek pemerintah di lapangan. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan proyek yang minim rambu keselamatan atau berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Jika melihat ada proyek yang tidak ada penandanya, tolong segera laporkan ke hotline saya. Biar kami bisa memberikan sanksi dan mengantisipasi sebelum jatuh korban,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kabar Baik, Intensif Guru Ngaji di Jember Segera Cair

Gus Fawait juga mengajak para guru ngaji menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan Program Universal Health Coverage (UHC) kepada masyarakat.

Ansor Sidoarjo Minta Pemkab Serius Tertipkan Peredaran Miras Ilegal, Beri Waktu 7x24 Jam

Selain pemeriksaan izin usaha, Ansor juga meminta adanya tindakan tegas dari pemerintah apabila ditemukan pelanggaran aturan. 

Babak Baru Korupsi ESDM Jatim: Satu Cewek jadi Tersangka, Sita Uang Rp1,48 M

Setelah menjalani pemeriksaan, ED langsung ditahan di Rumah Tahanan Kejati Jatim untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Harga Emas Antam Hari Ini: Menurun Lagi Tante, Tetap Senyum jangan Ngambek Terus

Dikutip dari situs Logam Mulia Antam, satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp1.449.500.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Semua Bintang Lagi Baik, Tapi juga Ada Sedikit Kendala

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Semua bintang diulas lengkap.

Bupati Jember Ajak Pelajar Kejar Pendidikan Tinggi, Ingatkan Bahaya Pernikahan Dini

Bupati Jember Fawait mengingatkan para pelajar agar tidak tergesa-gesa menikah setelah lulus SMP. Menurutnya, pernikahan membutuhkan kesiapan yang matang.