Sabtu, 05 Sep 2026 05:20 WIB

Eri-Armuji Daftar Pilwali ke PPP, Perkuat Koalisi Besar?

Eri Cahyadi saat mendaftar di PPP Surabaya
Eri Cahyadi saat mendaftar di PPP Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi resmi mendaftar sebagai calon wali kota pada Pilkada 2024 ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Minggu (12/5/2024). Langkah serupa juga dilakukan oleh Wakil Wali Kota Armuji. Ini merupakan parpol keempat yang didatangi Eri dan Armuji. Sebelumnya, mereka mendaftar dan mengharapkan dukungan dari PDIP, PKB, dan Partai Demokrat.

"Bismillah, sesuai niat baik kita semua, membangun Surabaya tidak bisa one man show, tidak bisa satu atau dua kelompok saja, tetapi harus digerakkan bersama oleh seluruh elemen, mulai dari tokoh masyarakat, kelompok perempuan, Gen Z, dunia usaha, dan sebagainya, serta tentu saja partai politik sebagai bagian integral dalam penyusunan kebijakan pembangunan kota," ujar Eri.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Kedatangan Eri Cahyadi untuk mendaftar di Kantor DPC PPP Surabaya disambut meriah oleh para kader PPP dan relawan. Bahkan, Wali Kota Surabaya itu tampak diajak melakukan panjak silat.

"Terima kasih PPP, ini partai yang sudah sangat mengakar di masyarakat, partai Islam yang selalu berupaya menebar manfaat. Semoga kita bisa berjuang bersama dalam pilkada tahun ini. Semua keputusan kami serahkan ke mekanisme PPP," kata Eri.

Eri mengatakan bahwa PPP merupakan bagian tidak terpisahkan dalam pembangunan Kota Surabaya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Bersama partai-partai lain dan berbagai elemen masyarakat, PPP turut berkontribusi aktif membangun Surabaya. Kita membangun kerja sama besar untuk Surabaya," ungkapnya.

Sementara Plt Ketua DPC PPP Surabaya Muhaimin menyampaikan, pihaknya telah membuka pendaftaran mulai tanggal 1-20 Mei 2024 nanti. Namun, yang baru mengambil dan menyerahkan formulir hanya Eri Cahyadi dan Armuji.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Muhaimin menambahkan, pihaknya menyerahkan keputusan tentang siapa yang akan diusung ke DPP PPP.

"Kami loyal kepada pimpinan, siapa nantinya calon wali kota yang akan diusung, yang penting yang terbaik untuk Kota Surabaya," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.